
MEDIARETORIKA.com–Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI (UPI) Sumenep menggelar konsolidasi akbar bersama organisasi mahasiswa (ormawa) dan sejumlah mahasiswa lintas angkatan di lingkungan kampus setempat, Rabu (28/01/26).
Diketahui, kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Mahasiswa Angkatan 2025 UPI sehari sebelumnya pada Selasa (27/01/26). Lebih jelasnya klik tautan berikut.
Presiden Mahasiswa (Presma) UPI Sumenep, Moh Nurul Hidayatullah meminta seluruh mahasiswa kampus setempat untuk satu persepsi dalam mengawal nasib studi angkatan 2025.
Baca Juga: Kebijakan KIP Mandek, Mahasiswa UPI Sumenep Turun Aksi: 175 Terancam Putus Kuliah
“Hari ini kita satu tujuan dan satu komando dalam memperjuangkan harapan mahasiswa 2025, yakni berupa keringanan UKT,” kata Dayat.
Dayat juga mengungkapkan bahwa BEM bersama seluruh mahasiswa UPI Sumenep akan menggelar aksi lanjutan pada Kamis besok (29/01/26).
Aksi tersebut dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB, dengan titik kumpul di SPBU sebelah kampus. Kemudian, massa aksi akan bergerak menuju titik pusat yang terletak di depan gerbang kampus setempat.
“Kami meminta kampus untuk serius dalam memikirkan keberlanjutan studi mahasiswa angkatan 2025,” tambahnya.
Dia berharap pihak kampus dapat membantu mahasiswa terdampak dengan mengerahkan seluruh kewenangan, kebijakan, dan kemampuan yang dimiliki agar harapan mahasiswa dapat terpenuhi.
“Sebab, situasi ini berpotensi membuat angkatan 2025 berhenti secara berjamaah. Dan kami tidak mau hal itu terjadi,” tegas Dayat.
Rekomendasi Lain: UPI Sumenep Siapkan Perbaikan Gerbang Kampus Pasca Aksi Demonstrasi
Tak jauh berbeda, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Matriks, Zainur Rahman berharap agar kampus mempunyai alternatif lain demi keberlanjutan studi mahasiswa 2025.
“Walaupun kuota KIP sedikit, setidaknya kampus memberikan solusi lain yang bisa meringankan beban mahasiswa,” harapnya.
Reporter: Habib
Editor: Redaksi











