MEDIARETORIKA.com–Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) angkatan 23 Universitas PGRI (UPI) Sumenep menggelar Seminar Pencak Silat, di Aula Lantai III kampus setempat, Rabu (07/06/26).
Kegiatan bertajuk “Pengembangan Pelestarian Pencak Silat di Era Modern” bertujuan untuk mendorong pengembangan dan pelestarian pencak silat di tengah arus globalisasi.
Baca Juga: Tertawanya Rektor di Masa Rivalitas Pemira
Dihadiri langsung oleh Dekan FKIP UPI Sumenep, Khairul Asiah, M. Si; Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kab. Sumenep, Santoso, S.H.; Pemateri Seminar, Mohammad Yono, S. Pd. M. Pd., dan Untung Effendy, S. Pd. SD; Dosen PJKR UPI Sumenep serta 184 mahasiswa PJKR angkatan 23.
Ketua Pelaksana, Alfi Fauziyatus T., menyampaikan seminar ini digelar sebagai upaya nyata melestarikan pencak silat di tingkat kabupaten sekaligus mendorong pengembangan prestasi di tingkat daerah maupun nasional.
“Perlu untuk memahami pentingnya melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia, dan mampu menjaga eksistensinya di era modern ini,” sampainya.
Dekan FKIP UPI Sumenep, Khairul Asiah, mengapresiasi tema yang diangkat sebagai bagian dari warisan budaya Nusantara.
“Tema yang diangkat sangat menarik karena pencak silat adalah warisan budaya yang sudah ada sejak lama di Nusantara,” katanya.
Baca Juga: Update Pendaftaran Ajang Bulan Pancasila Se-Madura HMP PPKN Diperpanjang
Irul juga menegaskan pencak silat memuat nilai-nilai karakter yang perlu terus diinternalisasikan kepada generasi muda.
“Pencak silat bukan hanya seni bela diri, di situ ada nilai-nilai karakter yang dapat diinternalisasikan generasi muda,” pungkasnya.
Reporter: Tasya
Editor: Syaif












