Kajian Fakultatif HMP PGSD UPI Sumenep Bahas Strategi Menulis Esai Akademik

0
28
DUDUK: Foto bersama pengurus dan anggota PGSD setelah kajian fakultatif di ruang 13 kampus setempat pada Rabu(23/09/2026) (Arsip media retorika). 

MEDIARETORIKA.com – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI (UPI) Sumenep menggelar kegiatan Kajian Fakultatif bertempat di ruangan 13 kampus setempat. Rabu (23/09/26).

Diketahui, kegiatan yang mengangkat tema “Merangkai Gagasan: Membaca Persoalan, Strategi Menulis Esai Akademik yang Kritis, Relevan, dan Solutif” dihadiri oleh pengurus serta anggota HMP PGSD angkatan 2025 dan 2026 yang dikonsep diskusi sekaligus praktik.

Koordinator divisi Sumber Daya Manusia, Ach Faizul Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memberikan bekal kepada anggota, khususnya angkatan 2026 dalam menghadapi berbagai tugas akademik selama menjalani perkuliahan.

“Tujuan saya mengadakan kajian fakultatif dengan tema ini untuk memberikan dan memfasilitasi seluruh anggota, mulai dari angkatan 2024, 2025, dan 2026 agar menjadi tambahan ilmu bagi mereka,” ujarnya.

Izul sapaan akrabnya, melihat antusias peserta dalam mengikuti kegiatan dikarenakan materi yang diberikan dianggap relevan dengan kebutuhan mahasiswa PGSD.

“Mereka sangat suka dan antusias mengikuti kajian ini karena bagi mereka kegiatan ini sangat sesuai dengan prodi mereka,” ungkapnya.

Selaras dengan hal itu, salah satu peserta yang hadir, Kurdi Riyan Kuswandi, mengaku senang dan merasa beruntung dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kajian yang diselenggarakan HMP PGSD memberikan pengetahuan mengenai penyusunan esai akademik yang jarang diperoleh secara khusus dalam kegiatan organisasi.

“Sangat senang dan sangat beruntung karena jarang-jarang ada sebuah organisasi mengadakan kajian seperti ini. Di sini kita mendapatkan ilmu bagaimana cara membuat esai secara akademik dan juga diajarkan bagaimana nilai-nilainya,” ungkapnya.

Dia juga berharap, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam menghasilkan esai yang mampu mengangkat persoalan secara kritis serta dapat menjadi bahan diskusi.

“Harapannya nanti ketika setelah kajian ini selesai, kita itu dapat membuat esai yang baik dan yang bisa didiskusikan secara kritis,” pungkasnya.

Reporter: Zha’im

Editor: Redaksi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here