
MEDIARETORIKA.com–Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI (UPI) Sumenep melakukan studi banding ke BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Sabtu (27/09/25).
Kegiatan tersebut guna merumuskan kelembagaan mahasiswa sebagai tindak lanjut atas peralihan status kampus dari STKI PGRI Sumenep menjadi UPI Sumenep.
Presiden Mahasiswa (Presma) UPI Sumenep, Moh. Nurul Hidayatullah, menyebut bahwa struktur organisasi kemahasiswaan di kampusnya masih belum lengkap. Sebab, masih ada beberapa kelembagaan kemahasiswaan yang belum tersedia.
“Seperti DPM, BEM Fakultas dan organisasi kemahasiswaan lainnya,” jelas Hidayat.
Dalam masa kunjungan selama satu hari itu, Hidayat mengaku mendapat sambutan baik dari Presma UGM, Tiyo Ardiyanto.
Lebih lajut, ia mengungkapkan bahwa pihak BEM UGM berkomitmen untuk terus membantu jalannya pembentukan minatur negara di kampus.
“Pihak BEM UGM siap memberikan sumbangsih pikiran dalam penggarapan minatur negara ini,” jelasnya.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UPI Sumenep, Moh. Fauzi, menyambut positif kegiatan itu.
Menurutnya, peralihan status kampus ke universitas memerlukan formulasi yang tepat, termasuk pembentukan pola di organisasi kemahasiswaan.
Baca Juga: LPM Retorika UPI Sumenep Bentuk Panitia DJTD, Targetkan 50 Peserta Baru
“Adapun hasilnya akan kami jadikan referensi untuk penyusunan berbagai aspek keorganisasian mahasiswa ke depannya,” pungkas Fauzi, Senin (29/09/25).
Reporter: Dita
Editor: Miftah











