MEDIARETORIKA.com–Penyerapan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) angkatan 2025 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI (UPI) Sumenep berada di kisaran 8 persen dari total keseluruhan pendaftar.
Menurut data yang mediaretorika.com himpun, sebanyak 191 mahasiswa dari enam kelas di Prodi PJKR mengajukan pendaftaran KIP. Namun, berdasarkan edaran resmi yang dikeluarkan Bidang Kemahasiswaan UPI Sumenep tertanggal 31 Desember 2025, hanya 16 mahasiswa yang dinyatakan lolos sebagai penerima. Jika dipersentasekan, penyerapan KIP 2025 di Prodi PJKR mencapai 8,4 persen.
Berita Terkait: Janji Pengumuman KIP 2025 Belum Terpenuhi, Masa Depan Mahasiswa UPI Sumenep Dipertaruhkan
Berikut data pendaftar tiap kelas di Prodi tersebut:
1A: 33 mahasiswa
1B: 32 mahasiswa
1C: 36 mahasiswa
1D: 29 mahasiswa
1E: 27 mahasiswa
1F: 34 mahasiswa
Media ini sempat mengonfirmasi perihal ini kepada Bidang Kemahasiswaan, namun sampai berita ini diterbitkan belum ada respons.
Sementara itu, Dimas Saputra Prasetyo, salah satu mahasiswa Prodi PJKR asal Kepulauan Sapeken mengungkapkan kegelisahannya. Pasalnya, dirinya mengaku terancam berhenti kuliah jika tidak mendapatkan bantuan KIP, mengingat kondisi ekonomi keluarganya yang terbatas.
“Jauh-jauh kuliah ke Sumenep, jika tidak dapat, bisa saja saya berhenti kuliah karena keterbatasan ekonomi,” ucapnya.
Bahkan, orangtuanya telah memintanya untuk segera pulang dan berhenti kuliah pada tanggal 5 Januari 2026. Namun, sampai saat ini, Dimas masih menyayangkan keputusan orangtuanya yang menyuruhnya berhenti kuliah.
“Padahal saya sangat ingin kuliah, tetapi orangtua meminta saya berhenti saja karena tidak dapat KIP,” ucapnya.
Tidak hanya itu, Dimas menambahkan bahwa kondisi serupa juga dialami oleh sejumlah mahasiswa di angkatannya.
Reporter: Serli/Habib
Editor: Miftah












