Sekelompok Mahasiswa UPI Sumenep Gelar Demonstrasi, Soroti Transparansi KIP-K hingga Pelaksanaan PKKMB 2026

0
19
DUDUK: Sekelompok Mahasiswa Menyampaikan Aspirasi kepada Rektor dan pengelola kampus (Dokumentasi/hadir) pada Rabu(15/10/2026)

Mediaretorika.com – Sejumlah Mahasiswa Universitas PGRI (UPI) Sumenep melakukan aksi demonstrasi yang bertempat dilingkungan kampus pada Rabu, (14/10/26).

Diketahui aksi tersebut menyoal beberapa polemik yang terjadi dilingkungan kampus, mulai dari transparansi pengelolaan dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) hingga kejelasan panitia Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dipertanyakan.

Massa aksi juga menyoroti dugaan kekerasan seksual dilingkungan kampus yang dinilai belum memiliki kejelasan penanganannya oleh tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Pelecehan Seksual di Perguruan Tinggi (PPKPT).

Dalam aksi tersebut, Kordinator Lapangan (Korlap), Imam Hanafi, menyoroti persoalan pelaksanaan PKKMB 2026 yang dinilai amburadul dan tidak transparan.

“Salah satunya ketua PKKMB, pelaksanaan amburadul semuanya, karena tidak sama dan bahkan lebih amburadul dari tahun kemarin,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, ketua pelaksana PKKMB, Moh. Rusdi, menyatakan pelaksanaan PKKMB 2026 berjalan sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan.

“Perlu saya tegaskan bahwa pelaksanaan PKKMB telah kami upayakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, termasuk dalam hal kepanitiaan dan pengelolaan anggaran,” ujarnya.

Dirinya juga berharap, apabila terdapat penilaian buruk terkait PKKMB 2026 harus didasarkan dengan bukti yang objektif.

“Jika ada pihak yang menilai pelaksanaannya belum sesuai, saya berharap penilaian tersebut didasarkan pada fakta dan data yang objektif,” harapnya.

Disisi lain, panitia pelaksana divisi Sie Acara, Fahrul Kurniawan, juga angkat suara perihal pelaksanaan PKKMB 2026, ia mengatakan waktu persiapan PKKMB 2026 tidak sama seperti tahun kemarin, akan tetapi pelaksanaanya hampir sama baiknya dengan tahun 2025.

“Persiapannya hanya berlangsung selama 2 minggu dari open recruitment sampai pelaksanaan” imbuhnya.

Fahrul juga menambahkan sekalipun dengan persiapan yang mepet terbukti pelaksanaannya cukup baik.

“Buktinya pelaksanaanya cukup baik,” pungkasnya.

Reporter: Nadif

Editor: Redaksi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here