Panitia PKKMB UPI Sumenep Klarifikasi Persoalan Distribusi Kaos PKKMB 2026.

0
22
DUDUK: Foto Peserta PKKMB UPI Sumenep 2026 saat Materi 1 (Dokumentasi/Arsip panitia PKKMB) di gedung Graha kampus setempat pada Rabu(26/08/2026

MEDIARETORIKA.com– Panitia Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas PGRI (UPI) Sumenep memberikan klarifikasi persoalan pendistribusian kaos PKKMB 2026 yang turut disuarakan dalam aksi Demontrasi yang dilakukan oleh sekolompok Mahasiswa pada Rabu (14/10/2026).

Persoalan tersebut menjadi perhatian setelah salah satu mahasiswa baru mengaku belum menerima kaos PKKMB hingga hari ini.

Menanggapi persoalan tersebut, ketua pelaksana PKKMB UPI Sumenep, Moh. Rusdi, menyatakan bahwa kuota kaos sudah terpenuhi semua, sementara itu proses pendistribusian kepada peserta diserahkan kepada pendamping kelompok masing-masing.

“Dari pihak kami, pengadaan kaos tersebut sebenarnya sudah kami penuhi sepenuhnya. Untuk proses penyaluran dan distribusinya, kami serahkan pada masing-masing pendamping kelompok,” ujarnya.

Rusdi juga menyampaikan dalam pidatonya pada saat pembukaan PKKMB 2026, terdapat 14 mahasiswa yang belum mendapatkan kaos saat itu dan maksimal akan dibagikan hari Sabtu sehari setelah pelaksanaan PKKMB.

“Sudah saya sampaikan di pembukaan PKKMB ada 14 peserta yang tidak mendapatkan, alasan mereka terlambat melakukan registrasi,” ungkapnya.

Ia mengharapkan mahasiswa baru yang belum mendapatkan kaos untuk segera melaporkan, sehingga dapat ditelusuri akar permasalahannya dan bisa ditangani lebih cepat.

Rusdi juga menghimbau agar mahasiswa baru yang belum mendapatkan kaos untuk segera menghubungi dan menanyakan keberadaan kaosnya kepada pendamping kelompoknya masing-masing agar tidak terjadi miskomunikasi.

“Mohon untuk segera berkoordinasi dan menanyakan secara langsung kepada pendamping kelompok masing-masing agar dapat segera ditelusuri dan diselesaikan,” tuturnya.

Di sisi lain, Abdullah Zaiem, selaku pendamping kelompok 4 menjelaskan kaos yang dipesan oleh pihak panitia sesuai dengan rekap mahasiswa baru yang sudah bayar biaya kaos, ia mengaku terdapat 2 peserta dari kelompoknya yang membayar pada saat hari pelaksanaan dan terlambat mengisi link pendaftaran kaos sehingga menyebabkan tidak mendapatkan kaos.

“Ada dua orang yang tidak mendapatkan kaos, yang pertama karena terlambat mengisi link untuk kaos dan yang kedua bayarnya pas hari pelaksanaan,” ujarnya.

Zaiem sapaan akrabnya juga menambahkan bahwa hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi dirinya sebagai pendamping kelompok, ia juga meminta maaf dikarenakan sebelumnya terdapat miskomunikasi dengan peserta.

“Saya minta maaf akan kurangnya komunikasi terkait hal ini dan akan menjadi bahan evaluasi bagi saya,” ucapnya.

Sementara itu salah satu mahasiswa yang mengaku belum kebagian kaos telah memberikan keterangan kepada redaksi terkait penyebab tidak kebagian kaos. Ia mengaku bahwa dirinya telat mengisi tautan yang sudah disediakan oleh panitia.

“Saya sudah bayar tapi telat ngisi link pembuatan kaos kak,” pungkasnya.

Reporter: Dewi

Editor: Redaksi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here