Kenalkan Dunia Jurnalistik, SMK Al-Karimiyyah Sumenep Kolaborasi LPM Retorika Gelar Sosialisasi bagi Murid Baru

0
63
POSE LITERASI: Pemateri dan murid baru SMK Al-Karimiyyah saat sosialisasi jurnalistik di Aula lantai 2 sekolah setempat, Kamis (16/07/26).

MEDIARETORIKA.com–Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al-Karimiyyah Sumenep sukses menggelar sosialisasi jurnalistik di Aula Lantai 2 sekolah setempat, Kamis (16/07/26).

Diketahui, megiatan bertajuk “Menjadi Jurnalis Muda di Era Digital” diselenggarakan pada rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah dengan menghadirkan pemateri, yakni guru pengampu Bahasa Indonesia sekaligus pembina Karya Ilmiyah Remaja (KIR) SMK Al-Karimiyyah, Siti Sofa Riskianti; dan pemimpin redaksi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Retorika UPI Sumenep, Dita Nurmaulidia Rizal.

Baca Juga: Dorong Pendidikan Inklusif, FKIP UPI Sumenep Gandeng AMAN Indonesia

Guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia sekaligus pembina KIR SMK Al-Karimiyyah, Siti Shofa Riskiyanti mengatakan sosialisasi ini berfokus pada pembekalan dasar murid baru agar menjadi generasi yang cerdas di dunia digital, bijak dalam berinteraksi, dan aman dalam berkarya.

“Saya ingin mengajak para murid baru mengenal dunia jurnalistik, memahami etika dalam menyampaikan informasi, serta menumbuhkan semangat menulis sejak dini,” katanya.

Di sisi lain, pemred LPM Retorika UPI Sumenep, Dita Nurmaulidia Rizal, mengenalkan dasar-dasar jurnalistik mulai dari cara mencari fakta di lapangan, etika bermedia, hingga pentingnya menjaga integritas sebagai jurnalis muda.

“Penting kiranya seorang bibit jurnalis menjaga etika bermedia sosial sejak dini,” ucapnya.

Dita menambahkan adanya batas tegas dalam produk-produk jurnalisme. Menurutnya, jurnalis harus memiliki tanggung jawab memverifikasi, dan menyajikan fakta secara objektif sesuai kaidah jurnalistik.

“Penulis bisa menghasilkan karya tanpa peliputan dan verifikasi fakta, sedangkan jurnalis wajib memverifikasi setiap informasi sebelum disajikan,” tambahnya.

Kepala SMK Al-Karimiyyah, Fendi Susanto, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi tiga poros utama sekolah pada tahun ajaran baru, salah satunya Literasi Global.

“Sosialisasi ini wujud nyata program Literasi Global yang mendorong budaya literasi dan membentuk peserta didik bijak menggunakan media digital,” ucapnya.

Salah satu peserta, Meily Indriani, mengaku sosialisasi tersebut memberikan motivasi sekaligus meningkatkan kepercayaan dirinya dalam menulis.

“Kegiatan ini menambah pengetahuan jurnalistik dan kemampuan menulis saya, serta pentingnya menyampaikan informasi yang benar,” pungkasnya.

Editor: Serli

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here