Ama-17 Akan Lakukan Demonstrasi, Oknum Kampus STKIP PGRI Sumenep Berikan Ancaman

0
1039
Pamflet Ama-17

MEDIARETORIKA.com-Usai beredar informasi terkait aksi demonstrasi yang akan dilakukan oleh mahasiswa STKIP PGRI Sumenep, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Angkatan 2017 (Ama-17), kini beredar pamflet dengan tagar “Stop Narasi Ancaman Pada Mahasiswa”

Pamflet yang mencuat di story’ WhatsApp itu berlogo Aliansi Mahasiswa Angkatan 2017. Menanggapi hal tersebut, Moh. Rusdi selaku Koordinator Lapangan (Korlap) mengaku bahwa semua itu sengaja dibuat sebagai bentuk pernyataan sikap terhadap tindakan oknum yang dengan sengaja mengancam calon peserta aksi.

“Iya itu memang kami yang buat, tujuannya untuk memberikan pernyataan sikap bahwa kami tidak akan mundur dengan ancaman salah satu oknum dari pihak kampus,” tegasnya (Sabtu/13/03).

Pamflet Aliansi Mahasiswa Angkatan 2017 (Ama-17)

Sehubungan dengan hal itu, WY sebagai peserta PPL II turut memberikan kesaksian. Menurut penjelasannya tindakan demikian bermula dari datangnya tim monitoring ke lokasi PPL.

“Ada dosen PGSD yang menanyakan terkait demo, dan dia mengatakan bahwa hari Senin dia akan mengecek ke sekolah masing-masing,” jelasnya menuturkan kronologi dari awal (Jum’at/12/03).

Selain itu, oknum terkait juga sempat mengucapkan kata “awas” pada peserta PPL.

“Awas kalau kalian tidak masuk hari Senin,” tambah WY sembari menirukan nada yang diucapan dosen tersebut.

Untuk itu, wartawan LPM Retorika menghubungi ZN selaku dosen yang bersangkutan guna mengklarifikasi kebenarannya. Pada saat ditanya pihak terkait tidak memberikan jawaban jelas.

“Senin saja ya mas,” ungkapnya seraya terburu-buru menutup sambungan telepon (Jum’at/12/03).

Lain dari itu, terdapat rekaman suara salah satu peserta PPL yang juga menerima narasi ancaman dari Ketua STKIP PGRI Sumenep.

“Kata pak Asmoni, yang ikut demo akan dipersulit kedepan,” ucap perempuan dalam rekaman tersebut.

Terkait itu, Asmoni selaku Ketua STKIP PGRI Sumenep membenarkannya. Namun dirinya menjelaskan bahwa hal demikian dilakukan khusus pada keponakannya sendiri.

“Iya mas, saya itu mengingatkan keponakan sendiri, jadi beda ya mengingatkan keponakan saya dengan mengingatkan mahasiswa,” pasalnya (Sabtu/13/03).

Reporter : Bsr

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here