Nahkoda Baru STKIP PGRI Sumenep Akan Segera Ditentukan oleh PPLP

0
1217
SEPI: Jalan raya depan kampus STKIP PGRI Sumenep, pada Rabu (17/11/22). (Iqbal/mediaretorika.com).

MEDIARETORIKA.com–Tahapan Pemilihan Ketua STKIP PGRI Sumenep sudah hampir berakhir. Pasalnya, penyampaian nama-nama calon Ketua STKIP PGRI Sumenep ke Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP PT PGRI) Sumenep selesai dilaksanakan. Tepatnya, pada hari Kamis (15/12/22).

Secara umum, proses penetapan tidak boleh langsung ditetapkan. Karena, penetapan nama ketua harus melalui tahapan sesuai aturan yang berlaku. Oleh sebab itu, tahapan kegiatan penyetoran berkas dan nama calon dimulai dari kepanitiaan ke senat. Kemudian, senat berkewajiban untuk menyampaikan berkas dan nama calon ketua kepada PPLP untuk dipertimbangkan.

Pernyataan demikian, disampaikan langsung oleh Lilis Mariyatul Fitriyah. Menurutnya, penyerahan semua berkas dari panitia telah diterima oleh senat. Jadi, sesuai tahapan kegiatan, senat mempunyai tugas menyampaikan nama-nama calon ketua ke PPLP.

“Jadi hari ini sudah diserahkan ke sana, semua berkas telah diserahkan secara lengkap kecuali laporan kegiatan,” sampainya Jumat (16/12/22).

Oleh sebab itu, mediaretorika.com menghubungi Ketua Senat, Moh. Suhaidi melalui Sekretaris Senat, Mulyadi. Menurut Mulyadi, berkas pemilihan selesai disetorkan ke ketua PPLP oleh Senat. Sehingga tinggal menunggu tahapan selanjutnya. Yaitu, penetapan nakhoda baru STKIP PGRI Sumenep periode 2022-2026.

Berdasarkan skedul yang ditetapkan panitia, proses penentuan calon periode 2022-2026 akan dilakukan maksimal 5 hari. Terhitung sejak Senin (19/12) sampai Jumat (23/12).

“Tugas senat sudah selesai dengan disetorkan berkas pengusulan calon ke PPLP,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi kepada ketua PPLP, Abu imam, dirinya membenarkan bahwa berkas-berkas calon sudah ada di tangannya. Setelah itu, tinggal proses musyawarah dari pihaknya untuk menetapkan ketua baru kampus Taneyan Lanjhang. “Ya, sudah,” Jawabnya dengan singkat melalui pesan Whatsapp.

Lain dari pada itu, Lilis menyampaikan bahwa panitia sudah resmi dibubarkan. Sebab, kepanitiaan sudah tidak ada lagi kegiatan. Namun, saat pelantikan, panitia tetap akan membantu senat dan PPLP untuk mempersiapkannya.

“SK panitia sebenarnya berakhir tanggal 28. Namun secara aturan, 1 minggu sebelum SK ketua berakhir, kita sudah menyelesaikan seleksi dan lainnya. Sisa waktu nanti hanya akan digunakan untuk mengerjakan laporan,” pungkasnya.

Reporter: Nayla/Iqbal

Editor: Gusti

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here