Cegah Investasi Bodong, UPI Sumenep Gandeng Pegadaian Gelar Seminar Literasi Keuangan

0
15
PENUH: Suasana kuliah tamu seminar literasi keuangan di graha kemahasiswaan, Selasa (28/04/26). (Mediaretorika.com)

MEDIARETORIKA.com–Universitas PGRI (UPI) Sumenep bersama dengan Cabang Pegadaian Pamolokan sukses menggelar kuliah tamu seminar literasi keuangan di Graha Kemahasiswaan kampus setempat, berlangsung dua hari berturut-turut, Selasa-Rabu (28-29/04/26).

Seminar yang bertema “Cerdas Finansial di Era Digital: Pemanfaatan Aplikasi TRING Bagi Mahasiswa” ini dihadiri langsung oleh Dekan FKIP, Dekan SAINKES, para Kaprodi, Ketua Cabang Pegadaian Pamolokan beserta staf, serta seluruh mahasiswa peserta seminar.

Baca Juga: Maknai Hari Kartini, HMP PPKn UPI Sumenep Gelar Kajian Ide Emansipatoris

Kepala Cabang Pegadaian Pamolokan, Syaifur Rahman, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bagian dari upaya memperluas dampak literasi keuangan di kalangan mahasiswa. Dirinya memperkenalkan aplikasi TRING sebagai sarana menabung dan berinvestasi yang bisa dimanfaatkan mahasiswa di sela-sela kesibukan kuliah.

“Di era digitalisasi saat ini semuanya serba cepat, termasuk aplikasinya. Di Pegadaian ada aplikasi satu pegangan untuk teman-teman sambil kuliah, belajar, KKN, sambil apapun itu bisa menabung sedikit dari kiriman orang tua atau hasil kewirausahaan untuk diinvestasikan,” ungkapnya.

Syaifur juga menitipkan harapan agar seminar ini benar-benar memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi mahasiswa tapi juga bagi kampus secara keseluruhan.

“Harapan kami semoga acara ini bisa berperan besar dan berdampak banyak bagi kampus-kampus seperti UPI ini. Semoga UPI Sumenep semakin jaya dan semakin eksis,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan FKIP UPI Sumenep, Khairul Asiah, menjelaskan seminar ini sengaja menyasar mahasiswa kewirausahaan FKIP dan mahasiswa SAINKES. Dirinya mengungkapkan bahwa sebagian mahasiswanya pernah menjadi korban investasi bodong, menjadikan seminar ini sebagai agenda kebutuhan nyata.

“Mahasiswa kami sudah ada yang menjadi korban investasi bodong. Artinya kami sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ini, karena mahasiswa kami tidak hanya menjadi pendidik tapi juga nanti lulusannya menjadi entrepreneur,” tegasnya.

Baca Juga: Biaya Microteaching UPI Sumenep Dipangkas 50 Persen Usai Audiensi Mahasiswa

Irul menambahkan bahwa kecerdasan finansial adalah bekal yang tidak kalah penting dari ilmu akademik itu sendiri.

“Jika kita cerdas dalam pengelolaan keuangan, ini tidak hanya mampu menghabiskan tapi juga memikirkan cara merencanakan investasi ke depannya. Tentu ini bekal yang sangat penting bagi mahasiswa kami,” pungkasnya.

Reporter: Fatim

Editor: Dita

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here