Dua Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Siap Bersaing dengan Kampus Luar dalam Program PMM

0
632
BAHAGIA: Dua Mahasiswa PMM 3 STKIP PGRI Sumenep saat melakukan foto bersama dengan Waka I Bidang Akademik dan Kaprodinya pada Rabu (07/09/23).

MEDIARETORIKA.com–Dua mahasiswa STKIP PGRI Sumenep telah resmi dilepas pada Rabu (07/09/23) di Ruang Rapat Pimpinan kampus setempat. Hal tersebut dilaksanakan untuk mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Batch III (PMM 3) .

Program PMM itu, merupakan sebuah mobilitas mahasiswa selama satu semester untuk mendapatkan pengalaman belajar di beberapa perguruan tinggi yang ada di Indonesia, sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman.

Perlu diketahui, kedua mahasiswa yang lolos adalah Sofwanul Haqiqi dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang lolos di Universitas Adzikia Kota Padang, Sumatera Barat. Juga Moh. Nurul Hidayatullah dari Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang lolos di Universitas Baiturrahman Kota Padang, Sumatera Barat.

Dalam pelepasan itu, Wakil Ketua I Bidang Akademik, M Ridwan menyampaikan bahwa mahasiswa yang lolos ini harus membawa nilai-nilai dan budaya yang ada di kampusnya, terkhusus kampus yang berjuluk Tanéyan Lanjhâng ini.

“Kami apresiasi atas prestasi dan dedikasinya, kepada 2 mahasiswa yang berani keluar dari zona nyaman,” sampainya saat diwawancarai lewat media WhatsApp.

Ridwan juga menambahkan, selama satu semester mereka harus bisa fokus belajar sesuai dengan tujuan dilaksanakannya PMM itu sendiri. Sehingga dengan memaksimalkan program itu, mereka bisa mendalami ilmu pengetahuan dan nilai budaya yang ada di sana.

“Semoga mahasiswa yang lain bisa tertarik untuk ikut PMM di tahun depan,” harapnya.

Diklarifikasi secara terpisah, Sofwanul Haqiqi mengutarakan motivasinya dalam mengikuti PMM. Hakiki ingin menanamkan nilai toleransi dan menjadikan bhinneka tunggal Ika sebagai representatif bagi kemajuan bangsa.

“Terlebih ingin mewujudkan merdeka belajar sebagaimana instruksi dari bapak Nadiem Makarim,” tuturnya.

Senyampang dengan hal itu, Moh. Nurul Hidayatullah menuturkan, mahasiswa yang lahir dari kampus swasta harus membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan kampus luar, dan membawa inovasi bagi kampus STKIP PGRI Sumenep.

“Saya akan menunjukkan bahwa kampus STKIP PGRI Sumenep dapat berdigdaya dan semakin dikenal oleh kampus negeri,” pungkasnya.

Reporter: Zainuddin

Editor: Iqbal

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here