Akses Referensi Semakin Mudah, UPI Sumenep Lanjutkan Kolaborasi dengan Perpusnas RI

0
173
LITERASI: Mahasiswi mengerjakan tugas di perpustakaan (Ilustrasi: Unsplash/Zoshuah Colah)

MEDIARETORIKA.comDalam upaya mendukung kebutuhan literasi akademik, UPI Sumenep kembali menegaskan komitmen kolaborasinya dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).

Dampak kolaborasi ini, diketahui, kampus UPI Sumenep setiap tahun mendapat dukungan dari Perpusnas RI melalui rangkaian sosialisasi yang digelar dalam format webinar. Agenda itu menjadi kegiatan rutin yang banyak dimanfaatkan mahasiswa, terutama bagi mahasiwa yang tengah menggarap tugas akhir. Tak hanya itu, mahasiswa diperkenalkan juga pada beragam literatur digital yang dapat diakses secara gratis.

Baca Juga: Meriah! Aerobic Colour Party Cara Mahasiswa PJKR Branding UPI Sumenep

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Tika Suhartatik, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menyediakan ruang belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kerja sama ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengakses koleksi digital Perpusnas dengan lebih leluasa. Kami ingin memastikan referensi akademik tidak menjadi hambatan bagi mereka,”tuturnya.

Dari sisi perpustakaan kampus, Pustakawan UPI Sumenep, Nur Devika, menyampaikan bahwa layanan Perpusnas RI menawarkan ragam referensi, mulai dari buku nasional hingga koleksi internasional. Menurutnya, keberadaan akses digital ini sangat membantu mahasiswa menemukan bahan bacaan yang relevan dan terverifikasi.

“Kami ingin memastikan mahasiswa mendapat informasi yang kredibel. Semua layanan Perpusnas dapat diakses melalui aplikasi maupun situs resminya,” jelas Devika.

Ketua Umum UKM Pengembangan Intelektual (PI), Mohammad Safri Fansuri, turut memberikan tanggapan positif. Dia menilai kolaborasi ini membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa untuk meningkatkan literasi tanpa bergantung pada ketersediaan buku fisik.

“Akses digital seperti ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk mencari referensi tanpa batas. Ini penting, terutama bagi kampus yang belum memiliki koleksi buku terbaru secara lengkap,” ungkapnya.

Ifan berharap kemudahan akses tersebut dapat mendorong tumbuhnya budaya literasi di lingkungan kampus.

“Swmoga akses yang semakin terbuka ini mampu memperkuat kompetensi literasi mahasiswa,”pungkasnya.

Reporter: Dewi/Fitri

Editor: Dita

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here