Kekosongan BEM UPI Sumenep Direspons Mahasiswa Lintas Prodi

0
78
GEDUNG KAMPUS: Potret Universitas PGRI Sumenep dari seberang jalan (arsip mediaretorika.com).

MEDIARETORIKA.com–Kekosongan di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI (UPI) Sumenep menuai sorotan dari pelbagai mahasiswa lintas program studi (Prodi).

Baca berita relevan lainnya: BEM UPI Sumenep Purna, Fungsi dan Pemira Diambil Alih Kampus

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Hendiyansyah, menilai pengambilalihan BEM dan Pemilihan Raya (Pemira) berpotensi disalahgunakan oleh kampus.

Dia juga menyayangkan BEM yang tidak segera melaksanakan Pemira sehingga kursi BEM menjadi kosong.

Tapi semoga saja nantinya kampus tidak semena-mena kepada mahasiswa, terutama saat Pemira nanti,” ucapnya, Sabtu (16/05/26).

Di sisi lain, mahasiswi Prodi Farmasi, Dewi Ati Lestari Ningro, meragukan jika fungsi BEM dan Pemira diambil alih oleh pihak kemahasiswaan.

Dia meneruskan, jika Kemahasiswaan memegang kendali sepenuhnya, ada kemungkinan tidak berjalan secara optimal.

“Kalau diambil alih kemahasiswaan, saya khawatir tidak berjalan,” katanya.

Sementara itu, mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), Nola Kamila Ramadhani, mempertanyakan kekosongan kepengurusan BEM tanpa adanya pengganti.

Nola menilai bahwa seharusnya terdapat mekanisme pemilihan untuk mengisi kekosongan itu. Seperti, lanjut dia, sistem pada pemilihan di organisasi OSIS.

“Memang harus dikosongkan seperti ini BEM-nya? Apa tidak ada pengganti? Seharusnya ada pemilihan untuk melanjutkan tugas,” pungkas dia.

Mediaretorika telah mencoba menghubungi pihak Kemahasiswaan untuk menanyakan lebih lanjut terkait Pemira dan pengambilalihan fungsi BEM. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons.

Reporter: Dewi

Editor: Dita

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here