
MEDIARETORIKA.com–Sejumlah organisasi mahasiswa (Ormawa) Universitas PGRI (UPI) Sumenep mendesak pihak Kemahasiswaan untuk segera membentuk Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPM-U).
Pasalnya, rencana pembentukan DPM-U serta pelaksanaan Pemilihan Raya (Pemira), dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Pedoman Kemahasiswaan Tahun Akademik 2025–2026.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Lesti Annatul Annisa’. Menurutnya, DPM-U seharusnya telah terbentuk pada April lalu, seiring dengan jadwal pelaksanaan Pemira sebagaimana diatur dalam pedoman.
Baca Juga: Kekosongan BEM UPI Sumenep Direspons Mahasiswa Lintas Prodi
“Namun sampai hari ini, kemahasiswaan seolah tidak peduli,” ucapnya, Senin (18/05/26).
Dia juga menegaskan bahwa forum tertinggi dalam pengesahan pedoman berada dalam rapat Ormawa yang melibatkan berbagai unsur. Oleh sebab itu, lanjut dia, kampus seharusnya mengikuti dan menghormati sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua Umum HMP Matriks, Moh. Zainur Rahman, turut menyayangkan DPM-U yang belum juga terbentuk. Namun, dirinya enggan untuk menyalahkan pihak Kemahasiswaan.
“Saya tidak bisa membenarkan atau menyalahkan karena tidak mengetahui kondisi di kemahasiswaan. Namun, harapan saya DPM-U segera terbentuk agar Pemira bisa cepat digelar,” ujarnya.
Di sisi lain, HMP Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) menyoroti kekosongan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Melalui rilis resmi yang dikeluarkan pada Minggu (17/05/26), Koordinator Departemen Humas, D. Hazinul Asyrar Syafiq, menegaskan bahwa kondisi itu tidak bisa dibiarkan berlarut.
“Kekosongan kepemimpinan ini bukan persoalan sepele karena berpotensi mengganggu stabilitas organisasi dan penyaluran aspirasi mahasiswa,” tegasnya.
Dia menilai, keterlambatan pelaksanaan Pemira justru memperpanjang kekosongan tersebut dan menghambat proses regenerasi kepemimpinan di tingkat universitas.
“Pemira harus segera dilaksanakan agar ada kepemimpinan yang definitif di tingkat universitas,” tambahnya.
Sementara itu, Mediaretorika.com telah mencoba mengonfirmasi persoalan tersebut kepada pihak Kemahasiswaan. Namun, hingga berita ini diterbitkan, tidak ada respons.
Reporter: Syaif
Editor: Redaksi











