
MEDIARETORIKA.com–Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika (PM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI (UPI) Sumenep menggelar Seminar dan Kuliah Tamu di Graha Kemahasiswaan kampus setempat, Kamis (18/06/26).
Kegiatan yang mengusung tema “Strategi Memilih Metode Penelitian yang Tepat dalam Riset Pendidikan Matematika” ini menghadirkan langsung dosen Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Batam, Dr. Yudhi Hanggara, M.Pd., sebagai narasumber.
Baca Juga: Kemahasiswaan UPI Sumenep Didesak Gelar Ulang Sidum Pembentukan DPM
Acara turut dihadiri Dekan FKIP, Khairul Asiah, M. Si; Ketua Prodi PM, Kurratul Aini, M. Pd; dosen Prodi PM, Ketua Umum HMP Matriks beserta punggawa Organisasi Mahasiswa (Ormawa), serta seluruh mahasiswa Pendidikan Matematika lintas angkatan 2023-2026.
Ketua Prodi Pendidikan Matematika, Kurratul Aini, menjelaskan pemilihan topik penelitian pendidikan matematika dalam seminar ini didasari pentingnya matematika dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif.
“Perkembangan pendidikan matematika saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti bagaimana meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan representasi, dan literasi numerasi,” jelasnya.
Dekan FKIP UPI Sumenep, Khairul Asiah, turut mengapresiasi kesediaan narasumber membagikan ilmu kepada mahasiswa UPI Sumenep.
“Terima kasih kepada narasumber telah berkenan hadir dan membagikan ilmu di UPI Sumenep,” pungkasnya.
Ketua Pelaksana, Malikatul Balqis, mengucapkan terima kasih kepada narasumber, dosen, peserta, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Semoga ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini bermanfaat dan menjadi bekal untuk melaksanakan penelitian yang berkualitas,” ungkapnya.
Terpisah, Ketua Umum HMP Matriks, Moh. Zainur Rahman, menyebut kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, khususnya dalam pemahaman mengenai metode penelitian.
“Materi yang disampaikan tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga memberikan gambaran praktis yang dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian maupun skripsi,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Rahman itu turut menyoroti antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung. Baginya, hal ini bukti budaya akademik masih baik di lingkungan Mahasiswa.
“”Diskusi dan gagasan banyak muncul selama seminar,” pungkasnya.
Reporter: Aji
Editor: Syaif











