MEDIARETORIKA.com-Kuliah Kerja Nyata (KKN) STKIP PGRI Sumenep 2021 tutup kegiatannya dengan Diskusi Kepemudaan dan Bakti Sosial, dengan tema “Refleksi Kemerdekaan di Tengah Pandemi, Pemuda Desa Bisa Apa?”, dengan menghadirkan Joko Suwarno, selaku dosen STKIP sebagai pemateri, dan Nur Hayat selaku Ketua BEM sebagai moderator.
Acara yang dilaksanakan di Balai Desa Tamidung, Kecamatan Batang-batang, pada Selasa (30/08/21) itu, Menurut M. Fais Jainuddin kegiatan itu digelar untuk meningkatkan rasa cinta tanah air pemuda di era pandemi Covid-19.
“Tujuan acara ini ingin meningkatkan rasa nasionalis dan patriotis pemuda di era pandemi ini” ungkapnya, selaku salah satu peserta KKN Desa Tamidung.
“Kita mengkaji tentang tips-tips seorang pemuda supaya produktif dan dapat meningkatkan potensi desa,” tambah pria yang akrab disapa Fais kepada awak media.
Fais melanjutkan, peserta kegiatan itu merupakan pemuda Desa Tamidung, pemuda Karang Taruna, pemuda Ansor dan mahasiswa STKIP yang berdomisili di Desa Tamidung.
“Peserta pemuda Tamidung, ada dari karang taruna dan Ansor yang hadir, terus teman-teman mahasiswa yang berdomisili di Desa Tamidung,” lanjutnya.
Ia menuturkan, pihaknya dan beberapa mahasiswa yang lain tidak melaksanakan pembukaan secara seremonial, namun menurutnya, kegiatannya dapat dikatakan penutupan, karena setelah itu kegiatan KKN di Desa Tamidung akan ditiadakan.
“Sebenarnya di awal kami tidak melaksanakan pembukaan, namun ini bisa dikatakan penutup, karena setelah ini kegiatan KKN kami sudah tidak ada lagi,” katanya.
Ia menerangkan, kegiatan KKN itu dilaksanakan bersama dua teman mahasiswa yang lain.
“Kholis dan Sugianto,” jelas laki-laki yang menjabat sebagai Ketua Umum HMP Matriks itu, saat ditanyakan beberapa teman mahasiswa yang melaksanakan KKN bersamanya.
Dirinya menjelaskan, setelah pelaksanaan diskusi kepemudaan itu, dilangsungkan dengan bagi-bagi sembako terhadap masyarakat desa yang terdampak Covid-19, yang dilaksanakan di 7 Dusun.
“Setelah kegiatan diskusi tadi, dilanjut dengan baksos, dengan bagi-bagi sembako terhadap masyarakat desa yang terdampak Covid-19, sasaran baksos ada 7 Dusun di Desa Tamidung,” tandasnya.
Reporter: lt/fr












