Studi Banding ke Bali Pengelola dan Dosen Tetap STKIP PGRI Sumenep Mendapat Sorotan dari Mahasiswa

0
892
Rombongan Studi Banding STKIP PGRI Sumenep saat menikmati salah satu destinasi wisata di Bali, Rabu 03/05 (Gambar Istimewa).

MEDIARETORIKA.com–Keberangkatan para dosen dan pengelola STKIP PGRI Sumenep ke Bali mendapatkan sorotan dari mahasiswa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh LPM Retorika, bahwa berangkatnya dosen dan pengelola untuk kegiatan Studi Banding ke Universitas PGRI Mahadewa Indonesia.

Diketahui, rombongan itu berangkat pada tanggal (30/04/2023) dengan 4 unit bus.

Demikian, kegiatan tersebut mendapat banyak sorotan dari mahasiswa. Sebab kegiatan tersebut disinyalir hanya kegiatan liburan keluarga, setelah liburan hari raya idul fitri.

Salah satu mahasiswa STKIP PGRI Sumenep yang tak disebutkan namanya, menyampaikan kekecewaan, sebab dalam kondisi kampus dilanda masalah, para pengelola dan dosen malah sibuk berlibur.

“Seharusnya pimpinan lebih bijak mengambil langkah, apalagi kondisi kampus saat ini sedang kurang baik,” ungkapnya. (03/05/2023).

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) turut memberikan komentar atas beredarnya foto di grup whatsapp yang menunjukkan pengelola dan dosen sedang berlibur di pulau Bali.

“Secara kelembagaan BEM juga menyayangkan euforia birokrasi kampus di tengah gejolak permasalahan yang menimpa mahasiswa. Meski sejauh yang kami tahu kegiatan itu dibungkus studi banding ke Universitas PGRI Mahadewa Indonesia,” ungkap Bukhari Muslim saat diwawancarai.

Namun secara subtansi, Bukhari menilai kegiatan itu hanya sebatas liburan keluarga saja.

“Ini berpotensi menelan banyak anggaran,” tandasnya.

Salah satu Poster kritikan yang dibuat oleh mahasiswa STKIP PGRI Sumenep (Gambar Istimewa)

Menanggapi hal tersebut, ketua STKIP PGRI Sumenep, Asmoni mengatakan, kegiatan studi banding dengan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia merupakan kegiatan yang sudah direncanakan agak lama. Namun, selama beberapa tahun terakhir kampus dihadapkan dengan pandemi. Sehingga tidak bisa melaksanakan kegiatan yang juga diistilahkan family catering.

“Kegiatan ini, menjadi harapan seluruh pengelola, hanya saja selama ini kita dihadapkan dengan kondisi pandemi,” jelasnya.

Dirinya juga berdalih kegiatan serupa pernah dilakukan oleh kampus. Pelaksanaannya sekitar tahun 2017 dengan kampus Universitas PGRI Madiun. Hal demikian menjadi maklum, kata Asmoni. Sebab, dalam bekerja pengelola pasti mengalami kejenuhan saat bekerja.

“Perlu untuk menjalin keakraban antar keluarga besar pengelola STKIP PGRI Sumenep,” pungkasnya.

Reporter: Iqbal

Editor: Hasan

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here