
MEDIARETORIKA.com–Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (PERKI) Cabang Surabaya dan Ikatan Dokter Indonesia Sumenep (IDI) adakan Silaturahmi dengan masyarakat sumenep. Kegiatan itu, bertujuan untuk bersilaturahmi dan memperingati hari jantung se-dunia yang di hadiri langsung oleh Ketua STKIP PGRI Sumenep Asmoni, Ketua IDI Sumenep Abd. Azis, dan Ketua PERKI Cabang Surabaya Jordan Bakhriansyah.
Kegiatan tersebut juga dikemas dengan pelatihan Basic Life Support (BLS). Tepatnya, bertempat di Graha kemahasiswaan kampus setempat, pada sabtu (05/08/23).
Dalam sambutannya, Ketua IDI Sumenep Abd. Azis mengungkapkan bahwa kasus penyakit jantung di negara maju itu tidak lebih tinggi dibandingkan dengan kasus di negara negara berkembang, seperti Indonesia. Oleh sebab itu, penting kiranya orang yang berpendidikan juga memahami bagaimana menangani kasus jelang jantung.
“Jadi ilmu itu bukan hanya untuk milik kita sendiri akan tetapi bisa disalurkan pada orang lain,” ungkapnya.
Tidak jauh beda dengan pernyataan Abd. Azis, Ketua PERKI Cabang Surabaya Jordan Bakhriansyah mengatakan, bahwa baru-baru ini pihaknya menangani pasien dengan penyakit jantung. Sayangnya, pasien tersebut tidak dapat diselamatkan. Karena hal demikian, dirinya menghimbau kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan dosen STKIP PGRI Sumenep yang hadir agar melakukan pencegahan penyakit jantung.
“Jadi, buat kami edukasi tentang pencegahan itu penting. Tapi, yang tidak kalah penting adalah tahu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi kegawatan di bidang jantung,” katanya.
Lain dari itu, Ketua STKIP PGRI Sumenep Asmoni berharap, kegiatan tersebut bisa berdampak positif terhadap mahasiswa, dosen, dan pengelola STKIP PGRI Sumenep. Tak kalah penting, Tim PERKI cabang Surabaya dan IDI Sumenep bisa memberikan bekal pengetahuan dasar terkait penanganan penyakit jantung.
“Bagaimana kita bisa merawat jantung, dan seperti apa penanganannya,” pungkasnya.
Reporter: Dani, Rahman
Editor: Iqbal











