MEDIARETORIKA.com-Guna meningkatkan kemampuan dan kreativitas serta menyatukan pemahaman tentang materi ke-PGRI-an, dua perwakilan dosen STKIP PGRI Sumenep, ikuti diklat dosen pengampu Mata Kuliah Ke-PGRI-an.
Acara yang bertempat di Tanjung Plaza Hotel Pasuruan itu, dikhususkan untuk dosen Perguruan Tinggi, Persatuan Guru Republik Indonesia, Jawa Timur (PT PGRI Jatim), dan berlangsung selama tiga hari, mulai dari Jum’at (04/06), hingga Minggu (06/06).
Menurut Ahmad Yasid, selaku dosen pengampu mata kuliah Ke-PGRI-an, mengatakan bahwa kegiatan itu memang wajib diikuti oleh setiap PT PGRI di Jatim.
“Kegiatan itu wajib diikuti, maka yang didelegasikan adalah dosen pengampu mata kuliah, perwakilan pengurus PGRI cabang khusus, pimpinan, dan satu badan penyelenggara,” jelasnya (Selasa/08/06).
Dirinya melanjutkan bahwa mata kuliah Ke-PGRI-an merupakan mata kuliah wajib bagi PT PGRI.
“Itu wajib, dalam kurikulum harus ada mata kuliah Ke-PGRI-an yang merupakan mata kuliah ciri khas, dan itu wajib diajarkan di semua Prodi (Program Studi), tidak hanya di Fakultas Pendidikan saja,” sambungnya.
Menurutnya, sebagai bukti tindak lanjut dari kegiatan yang telah diikutinya itu, dirinya berinisiatif untuk melaksanakan apel pagi dan menggunakan seragam PGRI bagi setiap pengelola dan dosen setiap tanggal 25.
“Saya punya inspirasi sebagai tindak lanjut kegiatan itu, bahwa setiap tanggal 25 seluruh pengelola dan dosen yang mau mengajar ke sini kalau tatap muka maka harus menggunakan seragam PGRI, dan untuk pengelola ini sudah kami konsep akan ada apel setiap tanggal 25, ini sudah kami konsep dan sudah koordinasi dengan pimpinan,” tandasnya.
Reporter: Frq/Hsn












