Audiensi BEM Ditemui Langsung Jajaran Pimpinan, 90 Persen Tuntutan Disetujui

0
984
Suasana Audiensi BEM STKIP PGRI Sumenep

MEDIARETORIKA.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Sumenep lakukan audiensi kepada pihak pimpinan, bertempat di ruang rapat lantai II gedung selatan, pada Senin (02/08/21) pagi tadi.

Audiensi itu ditemui langsung oleh seluruh jajaran pimpinan mulai dari Ketua, Wakil Ketua (Waka) I Bidang Akademik, Waka II Bidang Administrasi Umum, dan yang mengikuti secara Virtual Waka III Bidang Kemahasiswaan.

Adapun 10 poin tuntutan yang diajukan oleh BEM antara lain adalah:

  1. Meminta klarifikasi terkait uang herregistrasi mahasiswa Bidikmisi, mengingat di buku pedoman Bidikmisi 2019 tidak dibebankan biaya pendidikan apapun kecuali biaya pendidikan non akademik.
  2. Evaluasi persiapan di semua kegiatan.
  3. Keluarkan Surat Peringatan (SP) terhadap oknum dosen plagiasi dan memberikan pembinaan.
  4. Evaluasi terhadap seluruh civitas akademika (Dosen, Kaprodi, Pimpinan, dll) terkait maraknya intimidasi terhadap mahasiswa Bidikmisi.
  5. Segera susun dan selesaikan Standart Operasional Prosedur (SOP).
  6. Update segala bentuk kebutuhan mahasiswa di perpustakaan.
  7. Segera lakukan evaluasi segala bentuk kebijakan yang dikeluarkan.
  8. Segera lakukan evaluasi terkait lingkungan kampus.
  9. Segera lakukan pembenahan dan evaluasi terkait pembelajaran Daring (Dalam Jaringan, red.) yang dilakukan selama ini.
  10. Naikkan anggaran Ormawa (Organisasi Mahasiswa, red.) Per-semester minimal 5 juta rupiah.

Nur Hayat selaku ketua BEM mengatakan bahwa tuntutan yang diusung itu merupakan hasil dari konsolidasi gerakan mahasiswa yang dilakukan beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 02/07/21.

“Ini adalah hasil dari konsolidasi yang dilakukan oleh BEM dan seluruh mahasiswa kemarin, sebenarnya banyak sekali hal yang diajukan oleh mahasiswa, namun ini sudah dirangkum oleh kita” jelas pria yang akrab disapa Hayat itu.

Dirinya juga mengatakan bahwa hasil audensi itu setidaknya sudah 90 persen disetujui oleh pihak pimpinan.

“Dari hasil audiensi yang kita selenggarakan tadi setidaknya sudah 90 persen diterima oleh para pimpinan untuk dievaluasi karena ini juga demi keindahan kekeluargaan kampus kita” tuturnya.

“Tuntutan yang sudah disetujui itu terkait yang sekarang, kalau tentang anggaran ormawa ini masih mau dirapatkan di RAPBST (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah Tinggi, red.) tapi kemungkinan besar ini sudah bisa diindahkan oleh pimpinan” tambahnya.

Asmoni selaku ketua STKIP PGRI Sumenep berharap hal ini bisa cepat terselesaikan, karena menurutnya untuk mengevaluasi masih terkendala dengan jam kerja yang terbatas.

“Semoga hal ini cepat terselesaikan atau dievaluasi karena kita masih terkendala dengan jam kerja yang terbatas, berhubung saat ini kasus covid-19 masih belum teratasi,” harapnya.

reporter: Tina

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here