
MEDIARETORIKA.com–STKIP PGRI Sumenep sukses menggelar doa bersama dan tasyakuran dies natalis XXXVIII. Bertempat di gedung baru kampus setempat, pada Jumat (17/02/23).
Perlu diketahui, kampus berjuluk Taneyan Lanjhang itu, sudah berumur 38 tahun. Yakni, berdiri sejak tahun 1985 sampai 2023 saat ini.
Dalam sambutannya, Ketua STKIP PGRI Sumenep Asmoni menyampaikan, bahwa STKIP sebagai rumah kedua bagi para pengelola dan civitas, agar bagaimana lebih memiliki rasa kepemilikan terhadap kampus. Supaya nantinya semakin besar dan lebih baik kedepan.
Dirinya juga mengatakan bahwa di tahun 2022, STKIP PGRI Sumenep mendapatkan penghargaan dari komunitas Jawa Timur, yang kemudian, penghargaan tersebut diserahkan kepada PPLP.
“karena Sejatinya, apa-apa yang ada di STKIP PGRI Sumenep adalah kewenangan dari PPLP PGRI Sumenep,” katanya.
Dari pada itu, Ketua PPLP PT PGRI Sumenep, Abu Imam membenarkan bahwa pernyataan dari Asmoni saat memberikan sambutan di kegiatan yang sama.
“Telah disampaikan tadi bahwa penghargaannya juga di kasih ke saya, terima kasih,” ungkapnya.
Diklarifikasi secara terpisah, Ketua BEM Bukhari Muslim, mengharapkan bahwa dies natalis yang ke-38 ini, STKIP PGRI Sumenep harus mampu memperbaharui strategi pengembangan kampus beserta tata kelolanya. Karena hal demikian, akan menjadikan kampus lebih maju.
“Tentu menjadi harapan kita bersama, di umur yang ke 38 tahun ini kampus harus berbenah secara kelembagaan, baik secara birokrasi,” harapnya.
Reporter: Zubairi, Dani
Editor: Rizky











