MEDIARETORIKA.com–Elvina Purwitasari, mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP PGRI Sumenep, berhasil mengharumkan nama kampusnya dengan meraih juara 2 dalam Lomba Micro Teaching Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa PGSD Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng, Jombang, pada 10 Mei 2023.
Lomba micro teaching ini merupakan ajang bergengsi yang menarik minat banyak calon guru dari seluruh Indonesia. Elvina mampu bersaing dengan sekitar 53 peserta lainnya dengan menampilkan kemampuan mengajar yang profesional dan kreatif.
Saat mengikuti lomba tersebut, Elvina memang sedang menempuh mata kuliah micro teaching. Meskipun masih belum menamatkan semua materi.
Di dalam video micro teaching yang ia kirimkan, ia menyusun materi pembelajaran dan modul mengajar sesuai dengan standar kompetensi yang diminta oleh panitia. Ia juga harus mengajar secara kontinu tanpa ada editing atau pemotongan video.
“Salah satu tantangan dalam pengambilan video adalah tidak boleh diedit atau dipotong, sehingga saya harus mengajar secara kontinu dari awal hingga akhir sesi pembelajaran. Kendala lainnya muncul saat pengumpulan video, karena masalah sinyal internet saya mengalami sedikit kesulitan dalam mengunggah,” cerita Elvina.
Namun, semua usaha dan doanya tidak sia-sia. Elvina berhasil menjadi salah satu finalis yang lolos ke babak presentasi dan tanya jawab. Di babak ini, ia harus mempertahankan dan menjelaskan video micro teaching yang ia buat di depan dewan juri. Dengan penuh percaya diri dan kemampuan komunikasi yang baik, ia berhasil meyakinkan juri bahwa ia layak menjadi juara.
“Alhamdulillah akhirnya semua berjalan lancar dan saya berhasil menjadi juara 2 dalam lomba ini,” ungkapnya dengan rasa syukur dan bahagia.
Elvina mengaku bahwa keberhasilan ini bukan semata-mata karena usahanya sendiri, tetapi juga karena anugerah dari Allah SWT. Ia juga tidak lupa berterima kasih kepada teman-teman dan ketua Himpunan Mahasiswa PGSD yang telah mendukung dan mendorongnya untuk ikut serta dalam lomba ini. Ia memiliki prinsip bahwa setiap keberhasilan yang diraih bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi awal dari tantangan baru. Prinsip ini membuatnya tetap rendah hati dan tidak cepat puas dengan prestasi yang diraih.
“Jadi prinsip ini membuat saya terhindar dari kepuasan sementara dalam mengukir tiap pengalaman,” katanya.
Tentunya, prestasi yang diraih oleh Elvina menjadi kebanggaan tersendiri bagi lingkungan STKIP PGRI Sumenep, khususnya bagi generasi muda dan mahasiswa. Ia berharap agar generasi muda, terutama mahasiswa STKIP PGRI Sumenep, semakin bersemangat untuk mengukir prestasi dan pengalaman yang membanggakan selama masih memiliki banyak kesempatan.
Elvina juga mengingatkan agar mahasiswa STKIP tetap fokus dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki, serta tidak merasa rendah diri atau tidak percaya diri dalam bersaing dengan mahasiswa dari kampus lain.
“Karena kita sebenarnya mampu bersaing dengan kampus-kampus luar, yang terpenting kita mau berusaha dan mencoba,” pungkasnya.
Reporter: Aini
Editor: Iqbal












