
MEDIARETORIKA.com–Menjelang pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Sumenep meluncurkan maskot yang telah beredar sejak Senin (21/8/2023).
Maskot tersebut berupa gambar kucing busok yang memiliki nama Cong Dhuro, yang merupakan kucing endemik Pulau Raas Sumenep.
Maskot ini memiliki filosofi yang mendalam, yang terkandung dalam setiap elemennya. Gambar obor PGRI di atas kepala kucing busok melambangkan nyala api dengan lima sinar warna merah, yang menggambarkan ideologi Pancasila dan sasaran budi pekerti, cipta rasa, karsa, dan karya generasi. Kucing busok dipilih sebagai maskot karena diyakini sebagai pembawa nasib baik oleh masyarakat Pulau Raas.
Selain itu, maskot ini juga mengenakan baju sakera dan sepatu pantofel, yang merupakan simbol dari kebebasan dan semangat juang tinggi dalam menghadapi proses dan rintangan. Baju sakera adalah pakaian tradisional masyarakat Madura, yang menunjukkan identitas budaya daerah. Sepatu pantofel adalah atribut dari mahasiswa yang memiliki karakter seorang pendidik generasi.
Ketua BEM STKIP PGRI Sumenep, Bukhori Muslim, mengatakan bahwa maskot ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan inovasi dan perubahan positif bagi kampus, khususnya dalam menyambut mahasiswa baru. Ia juga berharap bahwa maskot ini tidak menimbulkan salah paham atau kontroversi di kalangan masyarakat.
“Maskot ini tidak sembarang buat, ada makna yang mendalam terkandung dalam maskot ini. Kami ingin memberikan kesan yang berbeda dan menarik bagi mahasiswa baru yang akan bergabung dengan kampus kami,” ucapnya.
Reporter: Zainuddin
Editor: Hsn











