PPMI DK Madura Sukses Gelar Muskerkot, Rumuskan Eksistensi Pers Mahasiswa

0
397
MAAKRAB: Suasana malam keakraban antar LPM se-Madura di Pantai Mangrove (panitia Muskerkot) Minggu (27/07/25).

MEDIARETORIKA.com–Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Dewan Kota (DK) Madura kembali menunjukkan eksistensinya melalui Musyawarah Kerja Kota (MUSKERKOT), bertempat di Wisata Mangrove Labuhan, Kecamatan Sapoloh, Kabupaten Bangkalan, Sabtu sampai Minggu  (26-27/07/25).

Kegiatan yang mengusung tema “Madura Bersatu, Pers Mahasiswa Bersinergi” itu turut dihari oleh Sekjen PPMI Nasional, Sekjen PPMI DK Madura serta LPM Se-Madura.

Berikut 11 daftar LPM yang turut hadir dalam kegiatan tersebut LPM Retorika, LPM Activita LPM Esensi, LPM IQRO’ , LPM SEMESTA, LPM Spirit Mahasiswa, LPM Mental, LPM Syaikhona, LPM Alif, LPM Of Law.

 

Pimpinan Umum LPM Retorika Ach. Zainuddin menyampaikan bahwa PPMI lahir untuk menjadi wadah organisasi yang mampu menaungi pers mahasiswa yang rentan mengalami represi dan intimidasi.

“Maka dengan adanya PPMI,  LPM bisa memperluas jejaring dan saling menguatkan satu sama lain antar kelembagaan pers mahasiswa di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Pria yang akrab di sapa Zainuddin tersebut juga menambahkan,  PPMI sebagai organisasi yang menghimpun Pers Mahasiswa (Persma) Indonesia, perlu ada partisipasi aktif yang berperan sebagai tangan kanan, yakni PPMI Dewan Kota (DK) yang tersebut di seluruh Indonesia.

“PPMI ini bukan berarti selalu benar ataupun pintar, melainkan PPMI lahir atas dasar konsolidasi pers mahasiswa demi terbentuknya organisasi asosiasi pers mahasiswa yang tetap saling menguatkan satu sama lain,” tambahnya.

Selain itu, Sekjen DK PPMI Madura, Shoumi Shafira, menyatakan bahwa dirinya memiliki keinginan untuk merumuskan PPMI DK Madura dengan bersama-sama antar LPM se-Madura.

“Karena PPMI ini milik kita bersama, bukan cuma pengurus ataupun segelintir orang,” ungkapnya.

Kendati demikian, salah satu Panitia Najmah Maysatul Bafirah mengungkapkan kritikan kepada acara tersebut yang dinilai kurang terkonsep dengan baik.

Dirinya turut menambahkan bahwa acara inti dalam agenda ini masih terbilang kurang serius.

“Ujung-ujungnya lebih banyak senang-senang dan bercandanya,” ucap wanita yang diketahui berasal dari LPM Alif.

Reporter: Nazar

Editor: Mufti

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here