
MEDIARETORIKA.com–Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI (UPI) Sumenep mengadakan Konferensi Terbuka bersama pimpinan organisasi mahasiswa (ormawa). Bertempat di ruang Rapat Pimpinan kampus setempat, Kamis (02/10/25).
Pertemuan tersebut membahas tajuk pamflet bertema “Kampus hari ini menindas, dan kehilangan integritas” sekaligus menyusun agenda ormawa untuk satu bulan ke depan.
Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) BEM UPI Sumenel, Ahmad Jailani, menyampaikan bahwa tema tersebut merupakan hasil diskusi dirinya bersama Presiden Mahasiswa.
“Kami menilai isu ini penting untuk dikawal bersama pimpinan ormawa,” kata Ajay, sapaan akrabnya.
Presiden Mahasiswa, Hidayatullah, menyebut konferensi ini sebagai langkah awal mencari solusi atas berbagai persoalan kampus. Ia menyoroti hilangnya ruang dialektika bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi.
“Kampus sering menjanjikan masa depan indah, tetapi tidak menyediakan instrumen yang bisa membawa ke sana,” ungkapnya.
Baca Juga: HMP PGSD Gelar Kajian Fakultatif, Bekali Mahasiswa Baru dengan Pola Pikir Akademis
Hidayat juga menyinggung persoalan yang lebih luas, yakni pengangguran dan kemiskinan yang terus menghantui masyarakat. Menurutnya, masalah ini berkaitan dengan rendahnya kepedulian terhadap literasi di kalangan mahasiswa.
“Selain itu, perlu ada pembahasan serius mengenai kelembagaan ormawa, termasuk pembentukan DPM dan organisasi lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum HMP PBSI, Rizal Maulana, menilai perubahan status UPI dari sekolah tinggi menjadi universitas harus diiringi dengan peningkatan kualitas mahasiswa maupun sistem pengelolaan kampus.
“Konferensi terbuka ini merupakan langkah serius untuk membangun iklim kampus yang progresif. Perubahan status bukan hanya soal nama, tapi juga kualitas,” pungkasnya
Reporter: Dita
Editor: Redaksi











