
MEDIARETORIKA.com–Pusat Studi Budaya Madura (PSBM) Universitas PGRI (UPI) Sumenep menggelar seminar yang beratjuk Ngobrol Budaya di Graha Kemahasiswaan kampus setempat, Kamis, (12/02/26).
Kegiatan yang bertajuk “Membuka Paradigma Baru Budaya Madura” Tersebut diikuti oleh sejumlah mahasiswa dan Ormawa kampus setempat.
Kehiatan itu menjadi sorotan dengan kehadiran praktisi budaya dan empu keris perempuan, Ika Arista dan Slamet Wahedi, selaku Ketua PSBM UPI sebagai narasumber.
Ika Arista selaku narasumber pertama menyampaikan bahwa budaya di Indonesia tidak hanya berbentuk pusaka atau benda bersejarah. Menurutnya, budaya juga mencakup nilai dan sejarah yang memiliki makna dalam kehidupan sehari-hari.
“Budaya bukan hanya simbol atau benda seperti keris dan tarian. Budaya merupakan cara hidup masyarakat yang mengandung nilai historis dan esensial,” ujarnya.
Senada dengan itu, pembicara kedua sekaligus Ketua PSBM UPI, Slamet Wahedi, menekankan pentingnya memahami budaya secara mendalam agar dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.
“Kita sebagai masyarakat asli Madura harus mengetahui budaya secara utuh dan mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Moh. Fauzi, menegaskan pentingnya mahasiswa mengenal budaya secara komprehensif agar tidak terjadi pemerosotan nilai di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.
“Gaya hidup anak muda yang cenderung kebarat-baratan perlu diimbangi dengan penguatan budaya lokal, khususnya budaya Madura yang ada di Sumenep,” tuturnya.
Reporter: Arul
Editor: Redaksi











