
MEDIARETORIKA.com–Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI (UPI) Sumenep menggelar kegiatan studi banding di Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jumat malam (13/02/26).
Kedatangan pengurus HMP PBSI UPI Sumenep ini disambut meriah oleh puluhan pengurus Himpunan Mahasiswa (HIMA) Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (DIKSASINDO) UB Malang. Diantaranya Ketua Badan Pengurus Harian dan Ketua Badan Pengurus Inti beserta jajaran periode angkatan 2025 dan 2026.
Baca Juga:Lewat “Ngobrol Budaya”, PSBM UPI Ajak Mahasiswa Buka Paradigma Baru Budaya Madura
Diketahui, agenda utama dikemas berupa sharing session mengenai program kerja (Proker) dari masing-masing departemen maupun divisi secara rektoral.
Senyampang, Sebagai langkah konkret, kedua organisasi ini melakukan penandatangan dokumen Impelementation Agreement (IA) atau perjanjian dokumen yang diturunkan dari nota kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah disepakati oleh pimpinan pihak kampus UPI dan UB.
Berdasarkan keterangan Sekretaris Umum HMP PBSI UPI Sumenep, Rizal Maulana, bahwa dalam IA ini pihak HMP PBSI UPI Sumenep menginginkan kerjasama baik dalam kegiatan workshop, diskusi, dan pelatihan, serta membangun kolaborasi yang difokuskan pada pertukaran informasi dan perluasan jangkauan publikasi kegiatan kompetisi antarlembaga sebagai landasan operasional.
“Kami melakukan IA adalah sebagai bentuk dari ikhtiar kami dari pelaksanaan MoU sebelumnya yang telah terjalin oleh kedua pihak kampus. Oleh karena itu, kami ingin mengoptimalkan momentum ini untuk memberikan wawasan baru dan membuka paradigma baru bagi HMP PBSI UPI Sumenep,” jelasnya.
Ketua Umum HMP PBSI FKIP UPI Sumenep, Indra Arif Kurniawan mengatakan pihaknya sangat diterima saat kegiatan tersebut. Menurut keterangan Indra, bahwa langkah ini diambil untuk memaksimalkan potensi sinergitas di lingkup rumpun pendidikan bahasa.
“Melalui sinergi ini, kami berharap dapat mempererat relasi antarpengurus pendidikan bahasa di lintas instansi,” ujarnya.
Di samping itu, Indra juga mengatakan dalam pertemuan tersebut, HIMA Prodi DIKSASINDO UB Malang memaparkan rincian program kerja secara detail. Harapnya pengetahuan baru ini diproyeksikan agar dapat diadopsi dan diimplementasikan oleh jajaran pengurus HMP PBSI UPI Sumenep guna pengembangan organisasi ke depan.
“Saya berharap inisiatif ini membuka peluang besar bagi HMP PBSI UPI Sumenep untuk mengadopsi praktik baik tersebut dalam program kerja internal mereka,” harapnya.
Baca Juga: Akademisi UPI Sumenep Hadiri Launching Program Unggulan IPARI, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Menanggapi kunjungan tersebut Ketua HIMA Prodi DIKSASINDO UB Malang angkatan 2024, Shadira Noer Azighah R. menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi delegasi UPI Sumenep. Dirinya menyoroti semangat peranan pengurus HMP PBSI UPI Sumenep yang tetap antusias meski menempuh perjalanan jauh dengan berbagai tantangan.
“Kami merasa sangat bangga atas kunjungan HMP PBSI UPI Sumenep dan sangat mengapresiasi antusiasme rekan-rekan yang telah menempuh perjalanan panjang dengan segala tantangannya demi tiba di sini. Banyak hal baru yang kami dengar dan dapat kami jadikan inovasi untuk pertumbuhan organisasi ke depan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Shadira menegaskan komitmennya untuk membangun konektivitas yang lebih luas, mencakup skala regional Jawa Timur hingga nasional. Bagi Shadira, dia berharap kolaborasi ini mampu memberikan dampak nyata bagi program studi, dunia industri, maupun masyarakat luas.
”Kami sangat menginginkan adanya kerja sama yang berkelanjutan dan terbuka untuk konektivitas lain di seluruh Indonesia. Harapannya, melalui kolaborasi ini kita dapat saling mengevaluasi dan melakukan perbaikan demi kemajuan bersama, sehingga organisasi dapat terus berjaya dan memberikan dampak signifikan,” pungkasnya.
Reporter: Dita
Editor: Redaksi











