
MEDIARETORIKA.com–Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI (UPI) Sumenep angkatan 2024 mengikuti kegiatan kuliah tamu melalui platform Zoom Meeting, Jumat (03/04/26).
Kegiatan kuliah tamu tersebut mengusung tema “Transformasi Pembelajaran PJOK: Optimalisasi Asset-Based Thinking dan Best Practice Spot Education Model untuk Menciptakan Pembelajaran yang Bermakna dan Menyenangkan”.
Diketahui, kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan mata kuliah Permainan Kecil yang diampu oleh Taufik Rahman, yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi PJKR UPI Sumenep.
Pemateri, Heri Setyawan, seorang Fasilitator PKG PJOK Nasional. Dia mengungkapkan rasa syukurnya berkesempatan mengisi materi dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, saya bisa berkesempatan menjadi pemateri kuliah tamu dalam mata kuliah oleh teman kuliah saya, yaitu Bapak Taufik,” katanya.
Dalam pemaparannya, Heri memaparkan pengimplementasian Sport Education Model (SEM) dalam pembelajaran PJOK pada ranah intrakurikuler, sekaligus menekankan pentingnya pola pikir berbasis aset (asset-based thinking) dalam dunia pendidikan jasmani.
Sementara itu, Dekan FKIP UPI Sumenep, Khairul Asiah dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap mahasiswa calon pendidik agar mampu menjadi guru yang inovatif, fasilitator sekaligus motivator yang berdampak bagi anak didiknya kelak.
“Kegiatan ini mempersiapkan mahasiswa menjadi pendidik yang motivasinya luar biasa. Tentu, ini menjadi satu tantangan tersendiri, sehingga saya cukup mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia juga menyinggung persepsi keliru di tengah masyarakat yang menganggap PJKR berfokus pada aspek fisik semata. Irul menegaskan prodi PJKR tidak hanya mengembangkan kemampuan fisik, tetapi juga pembentukan karakter dan sikap mahasiswa secara terintegrasi.
“Ini tentu berbeda. Kita tidak hanya mengembangkan aspek fisik, tetapi karakter dan attitude. Pembelajaran yang bermakna sangat dibutuhkan oleh calon-calon pendidik,” tambahnya.
Terakhir, Irul berharap kegiatan kuliah tamu ini dapat memberikan inspirasi, wawasan baru, serta mendorong mahasiswa untuk tumbuh menjadi pendidik yang profesional dan berdedikasi.
“Saya berharap melalui momen yang luar biasa ini memberikan inspirasi dan wawasan baru untuk mahasiswa kita,” pungkasnya.
Reporter: Tasya
Editor: Eka











