Melalui Kajian Fakultatif, HMP BK UPI Sumenep Soroti Budaya Bungkam dan Normalisasi Groping

0
13
BERDIRI: Dokumentasi Kajian Fakultatif HMP BK. Bertempat di Gazebo UPI Sumenep, pada 27 Oktober 2026.

Mediaretorika.com–Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Bimbingan Konseling (BK) Universitas PGRI (UPI) Sumenep melaksanakan kajian fakultatif bertajuk “Membedah Budaya Bungkam dan Normalisasi Groping dalam Perspektif Konseling” di Gazebo kampus setempat pada Selasa (27/20/2026).

Diketahui kajian tersebut di hadiri oleh Pengurus pelaksana tugas (Plt) HMP BK, anggota HMP BK dan pemateri Lu’luul maknunah yang merupakan alumni Bk angkatan 2020.

Baca Juga: Dari Warung Kopi, Benarkah Kampus Ingkar Janji

Habibullah, Plt Ketua umum HMP BK, mengungkapkan adanya kajian tersebut sebagai langkah awal dalam menghidupkan kembali HMP BK UPI Sumenep.

“Ingin menghidupkan kembali ruh bk lewat kajian, dan ini merupakan langkah awal dan ikhtiar kami di kepengurusan agar organisasi semakin progresif,” Ungkapnya

Habib juga berharap kajian tersebut dapat membantu mahasiswa bk bisa memahami dan bisa mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai calon konselor muda yang harus nya paham betul terhadap permasalahan tersebut.

” Saya harap dari hasil diskusi kita tadi bisa bermanfaat bukan hanya untuk mahasiswa bk, tapi sebagai edukasi nantinya terhadap lingkungan kampus ini,” harapnya.

Luk Lu’ul Maknunah, Mengapresiasi terhadap pemilihan materi yang di usung oleh pengurus dan berharap kajian serupa dapat terus dilaksanakan dengan tetap berlandaskan perspektif keilmuan Bimbingan dan Konseling.

“kajian ini sangat bagus sebagai ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam keilmuan BK sekaligus meningkatkan kepekaan terhadap persoalan sosial di masyarakat.” ujarnya

Luluk, juga berharap kegiatan tersebut tidak hanya sebatas teori yang di pahami akan tetapi ilmu yang benar benar dapat di praktikkan setelah forum tersebut.

” Melalui kegiatan ini saya harap mahasiswa mampu memahami persoalan budaya bungkam dan normalisasi groping serta menerapkan nilai-nilai konseling dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Reporter: Ridho

Editor: Redaksi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here