MEDIARETORIKA.com- Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka (AWMM) merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dilaksanakan selama satu semester.
Program MBKM tersebut, diselenggarakan di Universitas Brawijaya, dan diikuti oleh banyak perguruan tinggi di Indonesia, termasuk STKIP PGRI Sumenep.
Selama kegiatan berlangsung, salah satu mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Khairul Anwar, meraih prestasi sebagai mahasiswa teraktif, dari beberapa peserta se-Indonesia.
Dirinya sangat terkesan dalam momentum itu. Sebab, berhasil meraih prestasi sebagai Mahasiswa teraktif dalam mengikuti kegiatan AWMM.
“Bahagia karena dapat menjadi peserta teraktif di AWMM 2022” ujarnya (01/12/22).

Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Khairil diduga juga mengikuti program Kampus Mengajar (KM) Angkatan ke-4. Sementara hal demikian, bertentangan dengan kebijakan program Kampus Merdeka yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Khairil mengaku, selama online tidak pernah mengalami kendala atau berbenturan. Tepatnya, saat mengikuti 2 program secara bersamaan.
“Selama saya mengikuti kegiatan online, tidak pernah berbenturan” ungkapnya .
Selaras dengan hal itu, Koordinator KM Angkatan ke-4 Taufik Rahman menyatakan. Bahwa peraturan Program MBKM, melarang mahasiswa mengikuti 2 program secara bersamaan. Meskipun, AWMM dan KM merupakan kegiatan resmi dari Kemendikbud.
“Dan persyaratannya, dilarang mengikuti kegiatan Kampus Merdeka lain ketika sudah mengikuti Kampus Mengajar,” ungkapnya.
Peraturan tersebut juga tercantum dalam laman resmi pusatinformasi.kampusmerdeka.kemdikbud.go.id. Karena ini adalah temuan baru, Taufik akan menindak lanjuti dan akan melakukan koordinasi dengan pimpinan.
“Saya akan melakukan koordinasi dengan pimpinan dan bertindak secara tegas akan hal tersebut,” pungkasnya.
Reporter: Sa/Roz
Redaktur: Iqbal












