BEM dan Mahasiswa Baru 2023 Siap Kawal Tuntas Pelecehan Seksual di Kampus 

0
704
BERAPI-API: Pengurus BEM dan Mahasiswa Baru saat bacakan 3 poin penolakan terhadap pelecehan seksual di kampus STKIP PGRI Sumenep, Hari Selasa, 12/09/2023 (mediaretorika.com)
BERAPI-API: Pengurus BEM dan Mahasiswa Baru saat bacakan 3 poin penolakan terhadap pelecehan seksual di kampus STKIP PGRI Sumenep, Hari Selasa, 12/09/2023 (mediaretorika.com)

MEDIARETORIKA.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Sumenep menggelar Konsolidasi dengan Mahasiswa Baru. Kegiatan tersebut mengusung deklarasi tolak pelecehan seksual di lingkungan kampus. Bertempat di auditorium lantai III kampus setempat, Selasa, (12/09/2023).

Konsolidasi dan deklarasi tolak pelecehan seksual itu merupakan serangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) STKIP PGRI Sumenep itu.

Kegiatan tersebut memang sengaja mengangkat tentang pelecehan seksual. Sebab, memang ada sebagian oknum dosen yang diduga terlibat.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua BEM, Bukhari Muslim. Menurutnya, pelecehan seksual memang harus diberantas dari kampus. Karena akan merusak citra kampus STKIP PGRI Sumenep yang melahirkan banyak guru di Sumenep.

“Jika nanti terbukti, di antara kalian menjadi korban pelecehan, jangan takut untuk melapor. Karena di kampus kita sudah ada Satgas PPKS. Bahkan, BEM juga akan ikut mengawal,” ungkapnya.

Pria asal pulau Gili Raja itu, juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal persoalan pelecehan seksual di kampus. “Kami akan terus mengawal soal pelecehan seksual, karena ini benar-benar menjadi benalu,” tegasnya.

Hal senada, juga disampaikan oleh mahasiswa baru angkatan 2023, Khairul Anam. Dirinya sangat mendukung pencegahan pelecehan seksual di kampus. Sebab, sekarang memang marak pelecehan di masyarakat.

“setiap hari bisa saja terjadi pelecehan tersebut. makanya saya sangat mendukung tentang pencegahan pelecehan seksual, peran BEM sangat luar biasa,” tegasnya.

Secara simbolis, penolakan BEM dan mahasiswa baru terhadap pelecehan seksual di kampus dengan 3 point yang dibaca bersama. Adapun poin-poin itu, pertama, BEM dan mahasiswa baru mengutuk keras pelecehan seksual, baik berbentuk verbal maupun non-verbal. Kedua, BEM dan Mahasiswa Baru meminta kepada Pimpinan kampus mencopot dosen yang telah terbukti melakukan pelecehan seksual.

 

Reporter: Zubairi, Zainuddin

Editor: Hasan

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here