Bupati Sumenep Beri Tiga Wejangan kepada Peserta PKKMB 2023 STKIP PGRI Sumenep

0
479
BAHAGIA: Bupati Sumenep saat melakukan foto bersama dengan civitas akademika dan mahasiswa baru STKIP PGRI Sumenep di depan Gedung Kesenian kampus setempat, pada Senin (11/09/23). (Hsn/mediaretorika.com).

MEDIARETORIKA.com–Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) STKIP PGRI Sumenep tahun 2023 dilangsungkan di Gedung Kesenian kampus setempat, pada Senin (11/09/23).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep, seluruh pengurus PPLP PT PGRI Sumenep, Kodim, Kapolri, serta seluruh civitas akademik kampus STKIP PGRI Sumenep.

Secara simbolis, PKKMB 2023 ini dibuka dengan khas budaya Madura. Tepatnya, mahasiswa baru bagi laki-laki berpakaian sakera dan perempuan berpakaian marlena, serta ditemani musik gamelan tradisional khas Madura.

Dalam sambutannya, Ketua STKIP PGRI Sumenep Asmoni menyampaikan, kampus yang berjuluk Tanéyan Lanjhâng ini menyambut dengan baik kedatangan para mahasiswa baru. Namun dirinya meminta kepada mahasiswa baru untuk terus semangat.

Sebab menurut dia, civitas akademika di STKIP PGRI Sumenep masih memegang teguh falsafah madura, yakni “abhântal ombâ’ asapo’ angin” (berbantal ombak berselimut angin). Hal itu melambangkan, menjadi mahasiswa di STKIP PGRI Sumenep tidak mudah menyerah untuk mendapatkan impian yang didambakan.

“Saya minta kesemangatannya, sebab dari pemberangkatan kalian meminta restu kedua orang tua. Maka, kalian harus pulang membawa sarjana,” sampainya.

Lain dari pada itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, mahasiswa baru STKIP PGRI Sumenep harus selalu menjaga dan melatih komunikasinya. Sebab jika pandai dalam berkomunikasi, hal tersebut dapat memperbesar kemungkinan akan mengantarkan pada kesuksesan.

“Jadi kalian harus serius ketika sedang menempuh di perguruan tinggi,” tuturnya.

Selain komunikasi, Achmad Fauzi juga memberikan wejangan kepada mahasiswa baru tentang mengasah skill. Sebab, dalam dunia pasca perkuliahan, mahasiswa dituntut kreatif agar tetap menemukan peluang yang baik.

“Kalian harus mampu beradaptasi dalam segala kondisi. Karena jika tidak adaptif maka tidak ada peluang untuk sukses,” tambahnya.

Maka dari itu, dirinya juga meminta kepada mahasiswa untuk benar-benar memanfaatkan kesempatan emas ini untuk sungguh-sungguh berproses di STKIP PGRI Sumenep. Karena menurutnya kesempatan tidak datang dua kali.

“Kalian harus sungguh-sungguh dalam belajar, karena kesempatan tidak datang dua kali,” pungkasnya.

Reporter: Andi

Editor: Iqbal

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here