Mahasiswa Tak Mau Ujian Praktek, Dosen Ini Meminta Iuran Kepada Mahasiswa

0
1051
Winda Nur Aisyah M.Pd. dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes), Prodi PGSD STKIP PGRI Sumenep

MEDIARETORIKA.com-Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Prodi PGSD) kelas B, semester I, STKIP PGRI Sumenep, diminta untuk membayar uang iuran untuk membeli alat olahraga oleh Winda Nur Aisyah M.Pd. selaku dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes).

Hal itu sengaja dilakukan untuk mengganti ujian praktek. Menurut salah satu mahasiswa yang tidak berkenan disebutkan identitasnya mengatakan bahwa iuran tersebut senilai 10 ribu rupiah.

“Memang betul, ibu meminta iuran 10.000 setiap mahasiswa. Awalnya akan mengadakan praktek renang di Mutiara Tirta, akan tetapi teman-teman mahasiswa tidak setuju, akhirnya beliau meminta mahasiswa sumbangan 10.000 untuk dibelikan alat olahraga,” terangnya (18/01/21).

Senada dengan penyampaian narasumber di atas, mahasiswa yang akrab disapa Putri, Prodi PGSD, kelas B, mengatakan bahwa iuran tersebut sebenarnya untuk praktek renang. Namun dikarenakan mahasiswa tidak setuju untuk melakukan akhirnya iuran tersebut diminta untuk disumbangkan pada mahasiswa yang mengikuti silat.

“Itu sebenarnya untuk praktek renang, tetapi anak-anak tidak mau karena keadaan pandemi seperti ini, dan ibu memberikan pilihan, praktek renang atau sumbangan untuk disumbangkan ke anak silatnya ibu,” jelasnya, (15/01/21)

Lain dari itu, Putri lebih memilih untuk membayar iuran yang hal itu akan disumbangkan pada peserta silat.

“Menurut saya lebih baik sumbangan dari pada praktek renang karena kan kondisinya lagi pandemi, hitung-hitung membantu sesama manusia dan memperbanyak amal baik,” responnya.

Berbeda dengan yang diutarakan oleh putri, salah satu mahasiswa PGSD lain yang juga tidak berkenan ditulis identitasnya menyatakan bahwa dirinya tidak sepakat dengan tindakan tersebut.

“Untuk praktek renang saya setuju selama tetap mengikuti protokol kesehatan, tapi saya tidak setuju untuk uang iuran tersebut,” jelasnya, saat diwawancarai melalui pesan WhatsApp (18/01/21).

Sekedar informasi tambahan, untuk dosen terkait tidak memberikan tanggapan apapun pada awak media hingga berita ini ditulis.

Reporter : Mly/Frq

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here