Jangka Lama Memandang Meja Barista

0
925
Gambar: kanalaceh.com

Oleh : Inka Gusti Fahriansyah

Sebelum menyuguh hasrat paling nikmat,

Seorang barista tawarkan menu

Untuk kita saling bersurat.

 

Setiba di meja,

Kita berbincang masa jauh

Masa dimana tak ada dari kita terjatuh:

Aku mencintaimu hangat,

Kau mengecupku pekat. Misalnya.

 

Namun tak terjadi malam ini.

 

Kita mesra mengaduk mata

Dalam secangkir espresso

Dengan gula berlebihan:

Fornikasi terhidu sampai ampas.

 

Lalu kita percaya

Hidup sebenarnya adalah kepuasan.

 

Seorang barista mengetuk mataku

Yang telah lama menikmati menu:

Tak ada daftar kita didalamnya.

22:47 (12/20)

*Penulis adalah Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), semester I.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here