MEDIARETORIKA.com-Menjawab tantangan pendidikan di era Covid-19, Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP PBSI) STKIP PGRI Sumenep, langsungkan kajian fakultatif bagi mahasiswa PBSI semester III, yang bertempat di ruang 3 gedung utara STKIP PGRI Sumenep, pada Selasa (23/02).
Adapun materi yang dibahas dalam kajian tersebut adalah Morfologi, yang merupakan Mata Kuliah (Matkul) wajib untuk mahasiswa PBSI.
EAA Nurhayati, selaku dosen Prodi PBSI yang bertepatan mengampu mata kuliah itu, sengaja dihadirkan oleh pengurus HMP untuk menyampaikan materi.
Sehubungan dengan hal tersebut, Jumratul Hajjah selaku Ketua Umum HMP PBSI, mengakui bahwa kajian itu adalah tindak lanjut dari pembahasan program Lima Belas Senja, minggu lalu.
“Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dan solusi dari permasalahan yang disampaikan anggota HMP pada kegiatan Lima Belas Senja lalu, untuk membantu mahasiswa lebih memahami materi Morfologi, lebih-lebih di masa perkuliahan yang daring,” jelasnya (23/02).
Dirinya juga menyampaikan bahwa kajian fakultatif itu akan diadakan kembali sesuai dengan kesepakatan pemateri.
“Akan diadakan kembali. Insyaallah minggu depan, tetapi untuk waktu kondisional karena masih menunggu bisanya pemateri,” sambungnya.
Senada dengan hal itu, Moh. Hamdi mahasiswa PBSI semester III yang berkesempatan mengikuti kajian itu menyampaikan, bahwa dirinya merasa terfasilitasi dan menilai bahwa kajian itu sudah sesuai dengan kesepakatan pertemuan minggu sebelumnya.
“Iya HMP sudah bagus memberikan wadah untuk kami, sudah sesuai dengan kesepakatan Lima Senja pertemuan lalu, tapi yang saya sayangkan peminatnya yang sedikit,” pungkasnya.
Reporter : Faruq












