MEDIARETORIKA.com-Sebagian mahaiswa STKIP PGRI Sumenep, penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan Bidikmisi keluhkan biaya pembayaran heregistrasi. Hal itu diungkapkan langsung oleh “A” yang merupakan salah satu mahasiswa semester IV.
“Saya masih penasaran untuk apa uang yang 200.000. Soalnya biaya kuliah kami sudah ditanggung pemerintah, ” ungkapnya (Senin/08/03).
Menganggapi hal itu, Eko selaku bagian keuangan menyampaikan bahwa heregistrasi sebesar Rp. 200.000 tersebut sebagai biaya aktivasi mahasiswa.
“Itu digunakan untuk aktivasi mahasiswa,” ucapnya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa keuangan hanya sebagai pelaksana tugas, sedangkan untuk segala kebijkan mengenai hal tersebut adalah dari pimpinan.
“Yang kami lakukan hanya kebijakan dari pimpinan. Jika diangkatan ini harus bayar pasti ditagih, jika tidak pasti tidak ditagih,” tambahnya.
Lain dari pada itu, dirinya menjelaskan bahwa tidak tahu secara mendetail terkait rincian heregistrasi yang berjumah 200.000
“Iya, kami di keuangan hanya pelaksana tugas, itu dari pimpinan kebijakannya, ” Jawabnya saat ditanya terkait rincian heregistrasi mahasiswa.
Repoerter : Hsn/Ltf












