MEDIARETORIKA.com-Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep yang terdaftar di Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (Permata-Sakti) Tahun 2020 melaksanakan acara penutupan yang dikemas dengan makan bersama dan pembagian sertifikat.
Acara tersebut dilaksanakan di Zest Chicken Plus Sumenep, Jl. dr. Cipto No.39, Gudang, Kolor, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada Sabtu sore (13/03).
Hal itu merupakan kesepakatan mahasiswa STKIP PGRI Sumenep, yang terdaftar Permata-Sakti dengan menggunakan sisa sumbangan sebesar Rp 200 ribu/mahasiswa untuk acara pengenalan budaya waktu lalu.
Hafifah Nur Hasriyatin selaku koordinator dari pengenalan budaya sekaligus penutupan, mengatakan bahwa acara tersebut merupakan kemauan dari mahasiswa STKIP PGRI Sumenep, sebagai bentuk rasa syukur.
“Acara ini merupakan bentuk rasa syukur di luar kegiatan kampus dan juga apresiasi terhadap diri kita sendiri melalui pertukaran mahasiswa dan apresiasi karena kita sudah dipilih oleh Kaprodi masing-masing,” ucapnya (13/03).
Terkait dana pembuatan video, dirinya mengungkapkan bahwa masih tersisa Rp 600 ribu dan digunakan untuk mencetak sertikat, serta konsumsi pada acara penutupan itu.
“Kemarin ada sisa uang sekitar Rp 600 ribu, seratus ribu difungsikan untuk pembuatan sertifikat dan yang lima ratus ribu untuk ini,” ungkap perempuan yang biasa dipanggil Ipe.
Selain itu dirinya juga mempertegas bahwa dana yang dipakai tidak ada campur tangan dari pihak kampus.
“Dana ini mengunakan dana dari mahasiswa masing-masing,” pungkasnya.
Reporter : Latif












