MEDIARETORIKA.com-Guna menyerap aspirasi mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP PBSI) STKIP PGRI Sumenep, adakan kegiatan 15 Senja, bertempat di sekretariat HMP bersama, pada Kamis (02/09/2021).
Acara yang diperuntukkan untuk anggota HMP PBSI angkatan 19 dan 20 itu, menurut Jumrotul Hajjah memang sengaja diadakan untuk menyerap aspirasi mahasiswa PBSI. Ia mengatakan untuk angkatan 2017 dan 2018 tidak diikutsertakan dalam acara ini.
“Untuk angkatan 18 sekarang sedang fokus mengerjakan laporan KKN, sedangkan angkatan 17 sibuk menyusun proposal skripsi dan tugas akhir lainnya,” tuturnya, selaku Ketua Umum HMP PBSI.
“Selain itu, angkatan 2017 dan 2018 lebih gampang dikoordinasikan, karena hanya terdiri dari 1 kelas, jadi jika ada permasalahan langsung diselesaikan di grup kelasnya,” jelasnya, saat ditanya peserta 15 Senja.
Selain itu, perempuan yang kerap dipaggil Ijum itu menjelaskan, kegiatannya digelar untuk meningkatkan soliditas dan solidaritas antar anggota HMP PBSI.
“15 Senja ini, untuk menguatkan soliditas dan solidaritas anggota HMP PBSI, dan yang kedua serap aspirasi untuk kegiatan dan kepenguran HMP yang selanjutnya,” jelasnya.
Namun, 15 senja menurutnya tidak hanya sebatas serap aspirasi dari mahasiswa saja, melainkan kegiatan ini juga berkesinambungan dengan kajian fakultatif.
“15 Senja sebenarnya berkesinambungan dengan kegiatan kajian fakultatif, 15 senja itu bukan hanya serap aspirasi, tetapi juga mengenai kesulitan mahasiswa tentang materi belajar misalnya, kesulitan dalam materi Morfologi nanti tindak lanjutnya di kajian fakultatif, ini merupakan action dari 15 senja,” imbuhnya.
Seiring dengan hal itu, tidak lupa harapan turut disampaikan olehnya.
“Dengan adanya pertemuan 15 senja ini, semoga bisa saling menguatkan tali silaturahmi, saling menguatkan soliditas dan solidaritas angggota dan menambah kecintaannya terhadap HMP, selanjutnya semoga apa yang menjadi keluhan, kesulitan, dan kegelisahan anggota HMP bisa kami atasi, dilaksanakan dan direalisasikan,” harapnya.
Lain dari itu, Nur Holis Majid salah satu pengurus HMP PBSI angkatan 2019 menyampaikan, bahwa kegiatan ini sebagai media penyambung lidah mahasiswa PBSI.
“Saya merasa 15 senja ini adalah media alternatif yang sangat membantu bagi HMP dan mahasiswa khususnya di PBSI, karena dengan diadakannya 15 senja ini sebagai penyambung lidah mahasiswa PBSI,” tandasnya.
Reporter: Sultan/Vivi












