MEDIARETORIKA.com-Selasa (19/09/21), bertempat di Graha Kemahasiswaan, STKIP PGRI Sumenep melangsungkan Vaksinasi Covid-19 untuk mahasiswanya.
Vaksinasi tersebut bertujuan untuk membentuk herd immunity di lingkungan STKIP PGRI Sumenep. Hal ini disampaikan langsung oleh Asmoni selaku Ketua STKIP PGRI Sumenep.
“Tujuannya membentuk hard immunity di lingkungan STKIP PGRI Sumenep,” ungkapnya kepada reporter mediaretorika.com (19/09/21).
Sembako juga disiapkan bagi mahasiswa yang mengikuti vaksinasi tersebut, menurut Asmoni, penyediakan komsumsi dan sembako merupakan upaya yang dilakukan STKIP PGRI Sumenep untuk memaksimalkan dan meningkatkan imunitas mahasiswa dengan bervaksin.
“Salah satu ikhtiar, ada banyak cara untuk meningkatkan dan memaksimalkan imun mahasiswa untuk vaksinasi. Tetapi saya yakin mahasiswa yang vaksin bukan karena ada beras atau ada apa, tapi kesadaran mereka akan pentingnya pelaksanaan vaksinasi,” ungkapnya, saat diwawancarai di graha kemahasiswaan.
Dengan terlaksananya vaksinasi di lingkungan STKIP PGRI Sumenep, diprediksikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan ditingkatan menjadi 50 persen atau bahkan lebih. Dari hal itu, Asmoni menerangkan, bahwa vaksinasi tersebut tidak menjadi syarat utama untuk melakukan kuliah tatap muka, akan tetapi jika pemerintah memperbolehkan melakukan kuliah tatap muka dengan syarat mahasiswa diharuskan untuk melakukan vaksinasi, maka dirinya menyatakan harus didukung.
“Kita menunggu legalitas persyaratan dari atas (pemerintah, red), tapi ketika kami diberikan kebebesan untuk menentukan vaksin ini sebagai syarat, saya kira hal itu perlu didukung, karena kita banyak tahu setelah melaksanakan vaksinasi dampaknya ke kita dan keluarga khususnya kekebalan kelompok di STKIP PGRI Sumenep, walaupun ini bukan persyaratan utama,” kata Asmoni menerangkan.
Tidak lupa dirinya menyampaikan harapan, bahwa dengan diadakannya vaksinasi itu, mahasiswa mampu mensosialisakan pentingnya bervaksin.
“Saya berharap dengan kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh mahasiswa kita, bahwasanya bisa kita sosialisasikan menjadi corong di lingkungan masyarakat di Kabupaten Sumenep. Kita sudah melaksanakan vaksin, kita aman, vaksin itu baik untuk kita, baik untuk kelompok” harapnya.
“Perlu disadari ke depan bahwasanya kita sudah melaksanakan vaksin, maka segala persyaratan yang menjadi administrasi di kampus, entah di pemerintah daerah atau desa itu saya kira aman, tidak perlu ribet lagi karena kita sudah melaksanakan vaksin” tandasnya.
Selaras dengan hal itu, Eny Apriyanti selaku Kepala Poliklinik STKIP PGRI Sumenep memaparkan bahwa ada sekitar 200 lebih peserta yang telah melaksanakan vaksinasi pagi tadi.
“Ada sekitar 200 lebih untuk peserta vaksinasi,”
Dia juga berharap pelaksanaan vaksinasi selanjutnya yang dapat terlaksana seratus persen.
“Semoga kedepannya semuanya bisa vaksin 100 persen” pungkasnya.
Reporter: Nayla/Vivi












