
MEDIARETORIKA.com-Panitia pemilihan calon ketua STKIP PGRI Sumenep secara resmi membuka pendaftaran bakal calon ketua masa bakti 2022-2026, dengan nomor edaran: 02/Pan-PBCK/STKIP PGRI=XI/2022. Informasi tersebut beredar di media sosial, sedang baliho dipasang di depan kampus setempat sejak hari Selasa (07/11/2022).
Dalam rekrutmen ini terpampang jelas beberapa persyaratan yang disepakati oleh panitia pelaksana, baik persyaratan umum, persyaratan khusus dan persyaratan administrasi.
Adapun persyaratan umum tersebut antara lain, beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berwawasan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, setia pada Pancasila.
Selanjutnya, menjadi teladan dan memiliki komitmen untuk mengkhidmatkan diri dalam memajukan STKIP PGRI Sumenep, tidak sedang menjabat sebagai pimpinan di lembaga lain atau pimpinan dan anggota partai, Untuk jabatan ketua ijazah minimal magister.
Selain itu, calon harus memilki pengalaman manajerial di lingkungan Perguruan Tinggi, paling rendah sebagai kaprodi dan unit-unit minimal 2 tahun, tidak menjalani tugas dalam rangka studi lanjut yang meninggalkan tugas tri dharma perguruan tinggi dan yang terakhir tidak pernah dipidana lebih dari empat tahun.
Di balik itu persyaratan khusus yang harus terpenuhi adalah, Anggota PGRI sekurang-kurangnya 2 tahun, telah membuktikan pengabdian dan partisipasinya dalam kegiatan organisasi PGRI, sanggup mengamalkan kode etik guru dan dosen Indonesia, dibuktikan dengan mengisi pakta integritas.
Tidak hanya itu, calon harus memiliki pengalaman kepemimpinan yang demokratis, operasional, organisasional dan publik di buktikan dengan SK (Surat Keputusan) atau sertifikat, tidak menduduki jabatan ketua STKIP PGRI Sumenep, lebih dari dua kali masa jabatan berturut turut dalam jabatan yang sama.
Adapun beberapa persyaratan dibagian administrasi antara lain, pertimbangan senat STKIP PGRI Sumenep, persetujuan dari atasan instansi yang bersangkutan bagi calon yang tidak berstatus dosen tetap STKIP PGRI Sumenep, berdomisili dikabupaten Sumenep.

Ketua panitia Lilis Mariyatul menyampaikan bahwa mekanisme dalam pemilihan calon ketua STKIP PGRI Sumenep ini menggunakan pemilihan secara tidak langsung berbeda dengan pemilihan presiden.
“Pemilihan calon ketua ini sama dengan dengan pemilihan DPR, yang mana tidak secara langsung namun secara tidak lansung dengan tahap seleksi,”tandasnya (10/11/2022).
Lilis juga menambahkan dalam mekanisme ataupun alur pemilihan ini adalah dengan cara mengajukan berkas ke senat kemudian senat mengajukan ke PPLP (Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan) lalu di pertimbangkan di sana.
“Nanti empat calon ini akan mempresentasikan visi misinya, terus apa target kedepan kalau terpilih, baru kita mengajukan berkas-berkasnya,”tambahnya.
Reporter : Zainuddin
Editor : Rofi











