
MEDIARETORIKA.com–Proses penetapan ketua baru kampus STKIP PGRI Sumenep oleh Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP PT PGRI) Sumenep belum dilakukan. Pasalnya, berdasarkan skedul kepanitiaan, waktu penetapan ketua STKIP Sumenep periode 2022-2026 dari tanggal 19 sampai 23 Desember 2022.
Namun, hingga awal tahun 2023 (04/01/2023) belum ada kejelasan. Bahkan pihak PPLP belum mempunyai target pasti kapan penentuan nakhoda baru STKIP dilakukan.
Pernyataan demikian, disampaikan langsung oleh Ketua PPLP, Abu Imam. Menurutnya, proses penentuan ketua dilakukan bersama oleh semua pengurus PPLP. Sehingga dirinya tidak dapat menentukan sendiri kapan waktu pelaksanaan rapat pleno.
Dirinya juga menyatakan bahwa salah satu acuan target penetapan ketua STKIP PGRI Sumenep adalah masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt). Oleh sebab itu batas maksimal PPLP melakukan penetapan adalah 1 tahun.
“Kalau bisa, PPLP akan melakukan secepatnya,” sampainya, pada Sabtu (31/12/22).
Bahkan dirinya sempat menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui skedul kepanitiaan. Terutama dalam persoalan deadline rapat penentuan ketua baru STKIP PGRI Sumenep.
Menanggapi pernyataan Abu Imam, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Ainur Romli angkat bicara. Menurutnya, PPLP seharusnya mempunyai target jelas dengan batasan waktu terkait penentuan ketua. Karena hal demikian, adalah demi masa depan kampus yang lebih baik. Khususnya, kampus yang berjuluk Tanéyan Lanjhâng tersebut.
“Kalau semisal tidak ada keputusan final, BEM akan tetap dikawal sampai menemukan keputusan,” pungkasnya, pada Selasa (03/01/23).
Reporter: Iqbal/Gusti
Editor: Rofi











