
MEDIARETORIKA.com–Diklat Jurnalistik Tingkat Lanjut (DJTL) 2023 sukses dilaksanakan Jumat (01/09/23). Kegiatan tersebut, digelar oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Retorika STKIP PGRI Sumenep.
Acara yang berlangsung di Aula kampus setempat, dihadiri oleh semua anggota aktif. Sekaligus, perwakilan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan pimpinan kampus.
Rentetan DJTL 2023, dijadwalkan selama tiga hari. Yaitu pembukaan pada Jumat (1/09/2023), kemudian pelatihan pada Sabtu-Minggu (2-3/09/2023). Khusus pelatihan, bertempat di Puncak Lanjari, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep.
Perlu diketahui, peserta dalam kajian tersebut akan difokuskan pada satu materi, yakni materi investigasi. Hal itu bertujuan melatih daya analisis anggota dalam mencari data dan diberikan bekal saat menghadapi persoalan yang bersifat kasuistik.
Ketua Panitia Ach Zainuddin menyampaikan, acara ini merupakan program kaderisasi formal. Sehingga, wajib diikuti oleh anggota magang. Khususnya, bagi yang sudah mengikuti Diklat Jurnalistik Tingkat Dasar (DJTD).
“Saya inginkan, hasil kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata. Artinya, peserta tidak hilang saat kegiatan selesai,” ungkapnya.
Pimpinan Umum (PU) LPM Retorika Hasan Bashri juga memberikan harapan besar. Kata dia, peserta DJTL 2023 harus lebih aktif pasca mengikuti pelatihan. Untuk itu, dia berpesan, agar semua anggota LPM Retorika terus meningkatkan semangat dalam berorganisasi.
“Kami lebih butuh terhadap anggota yang tetap konsisten untuk berproses. Dari pada, yang mempunyai kredibilitas tapi ingkar terhadap proses,” tegasnya.
Ketua BEM STKIP PGRI Sumenep Bukhari Muslim mengatakan, keberadaan organisasi mahasiswa (ormawa) saat ini diterpa tantangan besar. Bahkan, tantangan itu bisa berupa program pendidikan yang sengaja dicanangkan pemerintah.
Seperti, Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Aktivis asal Gili Raja itu berpendapat, mahasiswa yang mengikuti program serupa cendrung didasari dengan keinginan mendapat imbalan materi.
“Setiap ormawa perlu melakukan pembinaan. Supaya, bisa menarik minat mahasiswa untuk ikut organisasi kampus,” pintanya.
Waka I Bidang Akademik M. Ridwan mendorong, peningkatan kompetensi jurnalistik harus dioptimalkan. Terutama, bagi anggota LPM Retorika. Sebab, pada dasarnya, pers mahasiswa adalah generasi jurnalis di masa yang akan datang.
“Itu harus dimatangkan. Sehingga dapat menyajikan berita yang yang aktual dan berimbang,” pungkasnya.
Reporter: Zen
Editor: Iqbal











