
MEDIARETORIKA.com–Minat mahasiswa STKIP PGRI Sumenep terhadap organisasi menurun. Terutama, terhadap organisasi mahasiswa (ormawa) intra kampus. Seperti, unit kegiatan mahasiswa (UKM) dan himpunan mahasiswa prodi (HMP).
Penurunan minat berorganisasi tersebut, diketahui berdasar hasil mini riset. Yaitu, yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di kampus setempat. Hal tersebut, diprediksi bermula dari masa pandemi Covid-19.
Ketua BEM STKIP PGRI Sumenep Bukhari Muslim mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi penyebab masalah tersebut. Salah satunya, karena faktor internal mahasiswa. Sebagian mahasiswa, tidak bergabung ke dalam organisasi memang karena enggan untuk beraktivitas serupa.
“Ditambah tugas akademik yang semakin menumpuk,” ungkapnya.
Selain itu, ada juga faktor penyebab dari luar pribadi mahasiswa. Yaitu berupa stigma miring tentang ormawa kampus. Sehingga, hal itu langsung dipercaya tanpa memastikan terlebih dahulu kebenarannya.
“Hal ini, perlu menjadi perhatian kita bersama,” katanya.
Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) itu mengajak semua mahasiswa berorganisasi. Sebab, dengan begitu, maka eksistensi mahasiswa bisa lebih terjaga.
“Sesuatu yang positif harus terus ditingkatkan. Pola pengelolaan organisasi, juga perlu kita upgrade ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, manajemen organisasi harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Dalam hal tersebut, Bukhari berjanji, organisasinya akan ikut serta memberikan dorongan. Yaitu kepada semua mahasiswa untuk dapat meningkatkan minat berorganisasi.
“BEM tidak akan berhenti mendorong dan mengupayakan agar ormawa kampus menjadi tempat nyaman bagi seluruh mahasiswa,” tegasnya.
Kata dia, pada dasarnya ormawa adalah tempat berproses menempa diri. Upaya optimalisasi peningkatan minat mahasiswa untuk berorganisasi, sudah mulai dirumuskan konsep terbaik. Bahkan, hal itu telah dikoordinasikan langsung dengan jajaran Pimpinan STKIP PGRI Sumenep.
“Sudah kami bicarakan dengan Waka lll Bidang Kemahasiswaan,” terangnya.
Mediaretorika.com meminta komfirmasi kepada salah satu mahasiswa yang tidak minat berorganisasi. Dia adalah Andre Yano Firmansyah. Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), khawatir terganggu fokus kuliahnya. Yaitu, jika disibukkan dengan kegiatan berorganisasi.
“Saya takut lalai akan kewajiban saya sebagai mahasiswa. Terutama, untuk mengerjakan tugas dari dosen,” tuturnya.
Sedangkan, jika tidak berorganisasi, dia meyakini bisa lebih fokus untuk menjalankan aktivitas akademik. Karena, waktu yang tersedia tidak menjadi semakin padat. Bahkan, waktu untuk bersama keluarga dan temannya di rumah, juga lebih leluasa.
Wakil Ketua (Waka) III Bidang Kemahasiswaan STKIP PGRI Sumenep Moh. Fauzi belum bisa memberikan tanggapan. Sebab, dia mengatakan sedang memiliki kesibukan keluarga yang tidak dapat ditinggalkan. Kepada media ini, yang bersangkutan berjanji memberikan keterangan Selasa (14/11/23).
Reporter : Fiqi, Miftah
Editor: Iqbal











