
MEDIARETORIKA.com—Staf Kemahasiswaan STKIP PGRI Sumenep dituding tidak profesional. Pernyataan tersebut, datang dari salah satu mahasiswa di Kampus Tanéyan Lanjhâng itu.
Informasi yang dihimpun media ini, staf kemahasiswaan sering telat ngantor. Seharusnya, jam kerja masuk mulai pukul 08.00 pagi. Sedangkan, temuan di lapangan, karyawan bersangkutan sering datang siang ke kampus.
Hal itu, menyebabkan mahasiswa mengeluh. Terutama, bagi yang ingin mengurus berkas beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Akibatnya, mahasiswa harus menunggu berjam-jam di depan ruang kemahasiswaan.
Bahkan, kelalaian tersebut membuat mahasiswa enggan ngurus berkas KIP. Ironisnya, tidak hanya masuk siang, staf kemahasiswaan juga sering bersikap keras dan tidak ramah.
Salah satu mahasiswa STKIP PGRI Sumenep inisial A mengatakan, tidak puas dengan kinerja kemahasiswaan. Dia menganggap, sikap karyawan kampus tersebut, terkesan tendensius.
“Pihak Kemahasiswaan terkesan sering marah,” ungkapnya, Senin (20/11/23).
Mahasiswa Prodi PPKn M.Faizi memberikan pernyataan senada. Kata dia, kinerja staf kemahasiswaan tidak profesional. Bahkan, dianggap tidak sesuai dengan harapan mahasiswa.
Kata Faizi, seharusnya staf kemahasiswaan memberikan pelayanan yang baik dan ramah. Bukan malah bersikap kasar dalam melayani mahasiswa.
“Bahkan saya pernah menunggu selama 2 jam setengah,” tegasnya.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Staf Kemahasiswaan, Saniman memberikan tanggapan bahwa bagian kemahasiswaan sudah memaksimalkan kinerja. Namun, kinerja staf kemahasiswaan bergantung pada mahasiswa. Seperti menyetorkan berkas secara tepat waktu.
“Kalau berkas yang disetorkan itu sesuai, maka tidak akan saya marahi, tapi kalau tidak sesuai, saya akan bertindak tegas,” katanya, Selasa (21/11/23).
Terkesan menyalahkan mahasiswa, Saniman menambahkan, mahasiswa STKIP PGRI Sumenep selalu lambat konfirmasi, seperti menyetorkan rekening Koran untuk pengajuan. Sedangkan, staf kemahasiswaan setiap melakukan pelaporan, dipastikan terlambat.
“Kami sebenarnya kasihan dengan mahasiswa yang rajin, ya kalau tidak rajin kami tidak tahu,” pungkasnya.
Reporter: Zainuddin
Editor: Iqbal











