
MEDIARETORIKA.com–Olimpiade Pelajar Cerdas (OPEC) 2025 se-Madura yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP PGRI Sumenep sukses menetapkan para juara terbaik dalam kompetisi yang berlangsung di Aula Lantai III kampus setempat pada Sabtu (24/05/25).
Kegiatan itu merupakan program tahunan HMP PGSD dan kali ini diikuti sebanyak 80 peserta yang terbagi dalam dua kategori. Yakni: fase B (kelas rendah) diikuti sebanyak 22 peserta dan fase C (kelas atas) sebanyak 55 peserta.
Inilah daftar para juara dari dua kategori OPEC 2025:
Fase B
- Juara 1 fase B: Diana Ulfa dari MI Nurul Islam
- Juara 2 fase B: Azfar Naufal Heran Abdillah dari SDIT AL Wathoniyah
- Juara 3 fase B: Muhammad Khoirul Misbah dari SDN Paberasan 1
Fase C
- Juara 1 fase C: Aqifatus Silmina dari MI Nurul Islam
- Juara 2 fase C: Nurul Iman dari SDIT AL Wathoniyah
- Juara 3 fase C: Flavia Adraina Izzati Virodila dari SD Plus Nurul Hikmah
Salah satu pemenang dari kejuaraan OPEC 2025, Azfar Naufal Heran Abdillah, peraih juara 2 fase B dari SDIT AL Wathoniyah tak lupa mengucapkan rasa terima kasih pada gurunya.
“Terima kasih kepada ustadzah (guru sekolah) dan juga guru les,” ungkap Azfar penuh haru.
Sementara itu, Ketua Panitia, Moh. Jufriyanto menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk mengasah kemampuan siswa, selain itu juga dapat mempererat silaturrahmi antar generasi muda.
“semoga menjadi generasi yang kritis terhadap keadaan pendidikan,” ungkapnya.
Jufri juga menambahkan bahwa berbagai pihak juga terlibat dalam gelaran OPEC 2025. Salah satunya yaitu anggota DPRD Kabupaten Sumenep.
“Kita berhasil mengundang Ibu Nia Kurnia Fauzi. Dan dia turut memberi apresiasi kepada seluruh peserta,” tambahnya.
Di lain sisi, Sekretaris divisi PSDM, Herliza Syafira Amelia mengatakan semoga HMP PGSD bisa jauh lebih berkembang sesuai jargon kampus.
“Berkembang dengan kualitas,” ucapnya.
Herliza menambahkan jika HMP PGSD aka selalu menjadi wadah yang inspiratif, kolaboratif, dan penuh semangat untuk memajukan pendidikan dasar Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumenep.
“Sehingga setiap program kerja yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata, baik bagi mahasiswa PGSD sendiri maupun bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
Reporter: Elsa, Bela
Editor: Miftah











