PKKMB 2025 UPI Sumenep Berubah Jadi Aksi Refleksi, 650 Mahasiswa Tagih Janji Politik Bupati

0
647
ASPIRASI: Ratusan mahasiswa baru Universitas PGRI (UPI) Sumenep menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam rangkaian PKKMB 2025 bertema “Refleksi Kemerdekaan: Menagih Janji Bupati” (Mediaretorika.com) Kamis (28/08/25).

MEDIARETORIKA.com–Sebanyak 650 lebih mahasiswa baru Universitas PGRI (UPI) Sumenep melakukan aksi penyampaian aspirasi di Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada (28/08/25).

Diketahui, kegiatan itu merupakan bagian dari Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 yang dikonsep dengan refleksi kemerdekaan dengan tema “Menagih Janji Bupati Sumenep”.

Unik! PKKMB UPI Sumenep Wajibkan Tumbler dan Tukar Sampah Jadi Voucher

Inilah tuntutan pada aksi tersebut:

1. Menyamaratakan pelayanan Pendidikan antara daratan dan kepulauan.

2. Segera menepati janji politik yang disampaikan sejak awal kampanye.

3. Membuka ruang partisipasi publik dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan.

4. Menjalankan pemerintahan bersih tanpa praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

5. Mengevaluasi program kerja OPD yang tidak berdampak kepada masyarakat.

6. Tuntaskan kemiskinan ekstra di wilayah kabupaten sumenep.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPI Sumenep, Moh. Nurul Hidayatullah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rentetan dari konsep anyar yang diterapkan di PKKMB 2025.

“Konsepnya berbeda dengan PKKMB tahun sebelumnya. Sebab tujuannya lebih kepada penyadaran mahasiswa akan pentingnya tanggung jawab pada kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Ikuti dan Aktifkan Notifikasi Official WhatsApp Mediaretorika.com

Selaras dengan itu, Ketua Pelaksana PKKMB 2025 UPI Sumenep, Ahmad Salim, menegaskan, kegiatan tersebut bukan merupakan aksi demonstrasi. Tetapi, lebih kepada aksi penyampaian aspirasi yang dikemas dengan refleksi kemerdekaan.

“Perlu teman-teman ketahui bahwasanya ini bukan aksi demontrasi,” tegasnya.

Ia menambakan, refleksi itu semoga menjadi sarana agar pemerintah daerah mendengar aspirasi mahasiswa.

“Harapan saya, pemerintah dapat mendengarkan tuntutan mahasiswa dalam refleksi ini,” pungkasnya.

Reporter: Syaif, Aufan

Editor: Miftah

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here