
MEDIARETORIKA.com–Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI (UPI) Sumenep resmi memberangkatkan peserta study tour ke Pare pada Minggu (14/12/25) pukul 02.10 dini hari. Pemberangkatan itu berpusat di halaman kampus setempat.
Dosen pembimbing lapangan, Fajar Budiyono menyampaikan, peserta yang diberangkatkan ke Pare mengalami penurunan. Dari semula 191, lanjut dia, menjadi 186 orang.
“Beberapa peserta ada yang sakit, sehingga terjadi penurunan peserta,” ungkapnya.
Fajar juga mengharapkan agar para peserta dapat mengembangkan minat dan bakatnya di bidang bahasa inggris.
“Tidak harus muluk-muluk, seperti mereka bisa menguasai bahasa Inggris dasar saja sudah bagus,” ucapnya.
Di samping itu, salah satu peserta, Nafa, mengaku begitu antusias pada kegiatan tersebut. Sebab, dirinya telah lama menunggu momen pemberangkatan ini.
“Jujur saja, momen ini sudah lama saya impikan. Kapan lagi bisa belajar langsung ke Pare jika bukan dari momen ini,” ungkapnya.
Senada dengan Nafa, Wulan juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang. Menurutnya, belajar di Pare merupakan pengalaman yang selama ini dia impikan.
“Sangat senang, pengalaman ini pasti akan membekas,” ucapnya.
Namun, tidak semua peserta merasakan hal yang sama. Seorang mahasiswa yang akrab disapa Yusuf mengaku keberatan dengan keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut. Pasalnya, kegiatan itu dikaitkan dengan persyaratan Ujian Akhir Semester (UAS).
“Ya, diberatkan. Kenapa harus diwajibkan demi kepentingan UAS?” ujarnya.
Reporter: Aufan/Syaif
Editor: Redaksi











