
MEDIARETORIKA.com–Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI (UPI) Sumenep menggelar kajian rutin, bertempat gazebo perpustakaan kampus setempat, Selasa (28/04/26).
Baca Juga: Biaya Microteaching UPI Sumenep Dipangkas 50 Persen Usai Audiensi Mahasiswa
Diketahui, kajian ini mengangkat isu relevan yakni “Antara Ide Emansipatoris dan Reduksi Makna dalam Ritual Nasional”, bertepatan dengan momentum Hari Kartini. Kegiatan diikuti seluruh mahasiswa Prodi PPKn mulai angkatan 2023, 2024, hingga 2025.
Ketua Umum HMP PPKn, Indah Ramadhani, menyampaikan kajian ini merupakan bagian dari program kerja rutin yang dirancang sebagai ruang belajar bersama sekaligus upaya memaknai kembali perjuangan Kartini dalam kehidupan masa kini.
“Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga untuk menghidupkan kembali nilai perjuangan Kartini dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pemantik kajian, Fakina Turrofida, memaparkan bahwa perempuan memiliki peran yang jauh melampaui lingkup keluarga. Kesetaraan hak antara perempuan dan laki-laki, menurutnya, harus benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Perempuan tidak hanya memiliki peran di ruang lingkup keluarga, akan tetapi perempuan juga memiliki peran bagi masyarakat dan bangsa,” ungkapnya.
Baca Juga: Sebelum Raker Resmi, HMP PBSI UPI Sumenep Benahi Wawasan dan Evaluasi Divisi
Salah satu peserta, Jamiatul Khairah, menilai tema yang diangkat tepat sasaran karena menyentuh persoalan yang kerap luput dari perhatian.
“Tema yang diangkat menarik karena menyoroti realitas bahwa Hari Kartini sering hanya diperingati secara seremonial tanpa memahami makna dan perjuangan di baliknya,” pungkasnya.
Reporter: Sholeh











