FKSMB Wilayah Sumenep Bangkit Kembali, Lantik Pengurus Baru dan Gelar Talk Show

0
684
SERIUS: Pengurus baru FKSMB saat prosesi pelantikan di Graha Kemahasiswaan STKIP PGRI Sumenep, pada Sabtu (29/07/23).

MEDIARETORIKA.com – Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyu Anyar (FKSMB) Wilayah Sumenep secara resmi kembali dilantik, setelah vakum selama beberapa tahun. Pelantikan pengurus FKSMB Wilayah Sumenep periode 2023-2024 dilaksanakan di Graha Kemahasiswaan STKIP PGRI Sumenep pada Sabtu (29/07/2023).

FKSMB adalah organisasi kemahasiswaan yang beranggotakan para alumni Pondok Pesantren Banyu Anyar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Organisasi ini bertujuan untuk menjaga silaturahmi antara alumni, mengembangkan potensi intelektual dan spiritual santri, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa FKSMB dari berbagai wilayah, seperti Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Surabaya, dan lain-lain. Selain itu, hadir pula pengurus pusat FKSMB, perwakilan organisasi daerah (orda) dan organisasi ekstra kampus lainnya di Kabupaten Sumenep.

Acara ini juga mengemas talk show dengan tema “Kesalehan Santri di Era Baru; Saleh Spiritual, Saleh Sosial, Saleh Intelektual dan Saleh Digital”. Talk show ini menghadirkan dua narasumber, yaitu K.H. Halimi selaku pengasuh Pondok Pesantren Banyu Anyar dan Hairul Anwar, S.T., M.T. selaku dosen STKIP PGRI Sumenep.

Moh. Faisol selaku Ketua Pusat FKSMB mengungkapkan dukungannya terhadap kepengurusan baru FKSMB Wilayah Sumenep. Ia berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjadi promotor dalam mengamalkan ilmu yang telah dituangkan oleh para kiai di pondok pesantren.

“Intinya tetap semangat dalam menjalani proses di dalam FKSMB Wilayah Sumenep, dan jadilah promotor dalam mengamalkan ilmu yang telah dituangkan oleh para kiai di pondok kita tercinta dahulu kala,” ungkapnya.

M. Iqbal selaku Koordinator Wilayah (Korwil) FKSMB Sumenep menyampaikan bahwa ia juga mengundang orda-orda dan organisasi ekstra kampus lainnya untuk mengenalkan FKSMB Wilayah Sumenep. Ia berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

Ia juga menceritakan bahwa FKSMB Wilayah Sumenep vakum sejak tahun 2015, karena tidak ada regenerasi pengurus yang bersedia mengabdikan diri di forum ini. Namun, berkat usaha keras dari pengurus sebelumnya, akhirnya FKSMB Wilayah Sumenep dapat kembali aktif dan dilantik oleh pusat.

Pihaknya juga berharap pengurus baru FKSMB Wilayah Sumenep mampu menjalani tanggung jawab dalam mengabdi terhadap pondok pesantren Banyu Anyar sebagai agen perubahan yang berarti bukan hanya sekadar menyiarkan agama Islam pada masjid-masjid, tetapi juga memiliki kekuatan untuk berada di segala lini sektor, salah satunya ikut andil dalam menuntaskan problem-problem ketimpangan masyarakat.

“Kita harus melakukan komunikasi dan silaturahmi terhadap orda-orda lain di Kabupaten Sumenep untuk kemudian bisa bersama-sama menuntaskan apa saja problematika yang ada di Kabupaten Sumenep. Dikarenakan forum kita pernah mati, maka tidak mungkin untuk langsung turun dengan sendirinya tanpa harus berdiskusi dengan orda-orda lain,” harapnya.

Reporter: Zainuddin

Editor: Hasan

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here